Notification

×

Iklan

Iklan

Poltekkes Kemenkes Jakarta III Perkuat Edukasi Kesehatan Otak Sepanjang Hayat di Penggilingan

Kamis, 10 September 2026 | 12:19 WIB

JAKARTA TIMUR, pasbana — Poltekkes Kemenkes Jakarta III melaksanakan kegiatan Bina Wilayah dalam rangka Peningkatan Kesehatan Otak dari Kehamilan hingga Lansia di wilayah RW 05 Kelurahan Penggilingan, Jakarta Timur, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh 183 warga RW 05 Penggilingan tersebut menjadi bagian dari komitmen Poltekkes Kemenkes Jakarta III untuk memperluas edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam menjaga kesehatan otak sepanjang siklus kehidupan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Poltekkes Kemenkes Jakarta III, pemerintah Kecamatan Penggilingan, Kelurahan Penggilingan, Puskesmas Penggilingan, pengurus RW, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga masyarakat. Kolaborasi lintas unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya promotif dan preventif di tingkat komunitas.

Program Bina Wilayah mengangkat pendekatan kesehatan otak sepanjang hayat, dengan perhatian mulai dari masa kehamilan, masa kanak-kanak, usia dewasa, hingga lanjut usia. Pendekatan tersebut menekankan bahwa menjaga kesehatan otak bukan hanya dilakukan ketika muncul penyakit atau gangguan, tetapi perlu dibangun sejak dini melalui pengetahuan, pola hidup sehat, stimulasi, aktivitas fisik, pemenuhan gizi, serta deteksi dini berbagai faktor risiko.

Penanggung Jawab Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Liza Laela Abida, S.Tr.Kes., MKM, yang mewakili Direktur Poltekkes Kemenkes Jakarta III, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari keberlanjutan hubungan Poltekkes Kemenkes Jakarta III dengan masyarakat di wilayah binaan.

“Poltekkes Kemenkes Jakarta III sudah hadir dan berkolaborasi dengan masyarakat di wilayah ini selama kurang lebih lima tahun. Karena itu, kegiatan Bina Wilayah ini tidak hanya menjadi kegiatan satu kali, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun hubungan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan,” ungkap Liza.

Kehadiran Poltekkes Kemenkes Jakarta III di wilayah Penggilingan juga menjadi bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Dosen dan mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk menerapkan pengetahuan serta keterampilan yang dimiliki secara langsung sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tidak hanya berorientasi pada pemberian informasi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk mengenali pentingnya menjaga kesehatan otak dan menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Pemilihan kesehatan otak sebagai tema kegiatan juga sejalan dengan arah pengembangan Poltekkes Kemenkes Jakarta III yang menempatkan kesehatan otak sebagai salah satu bidang unggulan institusi. Fokus tersebut mencakup pencegahan, deteksi dini, edukasi, serta intervensi terhadap berbagai permasalahan kesehatan otak pada kelompok anak, dewasa, maupun lansia.

Pendekatan berbasis komunitas menjadi penting karena kesehatan otak tidak hanya menjadi tanggung jawab fasilitas pelayanan kesehatan. Keluarga, kader, lingkungan masyarakat, serta berbagai unsur pemerintahan memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan otak.

Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan kesehatan dengan pelayanan kesehatan dan pemerintah wilayah. Sinergi tersebut diharapkan dapat menghasilkan kegiatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan dampak yang berkelanjutan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran 183 warga RW 05 Penggilingan yang mengikuti kegiatan. Partisipasi tersebut menunjukkan adanya perhatian masyarakat terhadap isu kesehatan otak dan pentingnya memperoleh pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga.

Bagi masyarakat, konsep kesehatan otak sepanjang hayat memberikan pesan bahwa setiap kelompok usia memiliki peran dalam menjaga fungsi otak. Ibu hamil perlu memperhatikan kesehatan dan status gizi selama kehamilan, orang tua perlu memberikan stimulasi dan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, kelompok dewasa perlu menjaga pola hidup serta mengendalikan faktor risiko, sementara lansia perlu mempertahankan aktivitas fisik, sosial, dan kognitif.

Melalui kegiatan Bina Wilayah ini, Poltekkes Kemenkes Jakarta III berharap terbentuk masyarakat yang semakin sadar terhadap pentingnya pencegahan dan pemeliharaan kesehatan otak sejak dini.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat pendidikan dan keilmuan perguruan tinggi kesehatan agar dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Otak Sehat, Hidup Berkualitas, Masyarakat Produktif.
(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update