Notification

×

Iklan

Iklan

Jalan Tembus Lolong–Khatib Sulaiman Dibangun, Rampung Desember

Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:04 WIB


PADANG, pasbana – Pemerintah Kota Padang mulai membangun jalan tembus yang menghubungkan kawasan Lolong Belanti dengan Jalan Khatib Sulaiman melalui Jalan Belanti Raya, Kecamatan Padang Utara. Infrastruktur baru ini diharapkan memperlancar mobilitas warga, mengurangi kepadatan lalu lintas, sekaligus menambah jalur alternatif evakuasi ketika terjadi bencana.

Pembangunan yang dimulai pada Senin (26/10/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah kota memperkuat konektivitas antarkawasan. Proyek ini ditargetkan rampung pada minggu kedua Desember 2026, sehingga masyarakat dapat segera memanfaatkan akses tambahan tersebut.

Wali Kota Padang Fadly Amran berharap jalan penghubung itu mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Semoga dengan adanya jalan tembus dari Lolong Belanti ini menuju Khatib Sulaiman ini bisa mempermudah mobilitas warga Kota Padang dan secara tidak langsung bisa mengurai kemacetan di beberapa titik,” kata Fadly.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Malvi Hendri, menjelaskan bahwa jalan tersebut membentang dari persimpangan Kantor Camat Padang Utara hingga Jalan Khatib Sulaiman, tepatnya di depan Rumah Sakit Hermina.

Jalan tembus itu dirancang memiliki panjang sekitar 400 meter dan lebar 20 meter. Selain pembangunan badan jalan, pemerintah juga mengerjakan saluran drainase untuk menunjang fungsi infrastruktur tersebut.

Menurut Malvi, pengerjaan di lapangan telah memasuki tahap perkerasan jalan. Tahapan berikutnya adalah pengaspalan yang direncanakan berlangsung dalam waktu dekat.

Pemerintah kota berharap pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal kontrak, bahkan lebih cepat apabila kondisi pelaksanaan memungkinkan.

Selain mendukung kelancaran transportasi, pembangunan jalan tembus Lolong–Khatib Sulaiman juga memiliki fungsi strategis dalam mitigasi bencana. Akses tambahan ini disiapkan untuk mendukung pergerakan warga saat membutuhkan jalur evakuasi.
“Jalan ini dibangun sebagai bagian dari mitigasi bencana yang disiapkan Pemerintah Kota Padang untuk menjadi jalur alternatif evakuasi,” ujar Malvi.

Keberadaan jalan tersebut diharapkan memperluas pilihan akses masyarakat, terutama di kawasan Padang Utara. Namun, manfaatnya bagi kelancaran lalu lintas akan bergantung pada pola penggunaan jalan setelah dibuka.

Selama pembangunan berlangsung, Dinas PUPR meminta masyarakat memaklumi kemungkinan gangguan aktivitas di sekitar lokasi proyek. Pemerintah juga mengharapkan dukungan warga agar pekerjaan berjalan lancar, sesuai spesifikasi, dan selesai tepat waktu.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update