Notification

×

Iklan

Iklan

Manajemen Operasional Usaha Rumahan Kerupuk Kuah Sate Oma Juan dalam Mengelola Bahan Baku dan Proses Produksi

Senin, 26 Oktober 2026 | 19:10 WIB
Pemilik usaha Kerupuk Kuah Sate Saat Wawancara (Sumber: Paramitha Putri Rahmadhani)


Oleh: Paramitha Putri Rahmadhani
Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Andalas


Pasbana - Usaha rumahan Kerupuk Kuah Sate Oma Juan di Jl. Marsawa menjalankan kegiatan operasional dengan mengatur pembelian bahan baku pada pagi hari dan proses produksi mulai pukul 10.00 hingga siap dijual pukul 12.00. Usaha yang menjual kerupuk kuah sate, bakwan, tempe goreng, dan minuman ini memanfaatkan ramainya aktivitas warga sekitar sebagai peluang usaha, meski penjualannya masih dipengaruhi kondisi cuaca, terutama saat hujan.

Menurut suami dari Oma Juan, Syamsirwan, usaha ini awalnya didirikan untuk mengisi waktu luang, menambah sedikit pemasukan, serta memberikan kegiatan agar istrinya tidak merasa bosan di rumah.

“Dia awalnya jualan untuk mengisi waktu luang saja, sekalian juga nambah jajan kan. Trus oma tuh orangnya gabisa diam jadi supaya ada kegiatan biar ga bosan,” ujar Syamsirwan.

Pada tahun 2024, Oma Juan memiliki sebuah toko kelontong kecil yang menjual kebutuhan sehari-hari. Namun, pada awal 2026, rumah yang sekaligus menjadi toko tempat pemilik berjualan harus mengalami renovasi. Setelah itu, toko tersebut belum dilanjutkan karena pemilik belum mendapatkan kembali modalnya. Oma Juan kemudian mencoba berjualan kerupuk kuah sate, bakwan, dan tempe sambil mengumpulkan modal untuk membuka kembali toko kelontongnya. 

Dalam menjalankan usahanya, Oma Juan biasanya membeli bahan baku pada pagi hari di pasar pagi dekat rumah sebelum membuat makanan yang akan dijual. Setelah membeli bahan di pasar, pemilik langsung mengolah dan membuat makanan sekitar pukul 10.00 hingga pukul 12.00.
“Biasanya bahan-bahan dibeli ke pasar pagi sebelum jualan. Produksi mulai sekitar jam sepuluh dan biasanya sudah siap jam dua belas,” ujar Oma Juan.

Makanan yang dijual oleh pemilik (Sumber : Paramitha putri rahmadhani)



Pengaturan waktu tersebut membantu usaha menyiapkan produk sebelum waktu berjualan. Selain kerupuk kuah sate sebagai menu utama, penambahan bakwan, tempe goreng, dan minuman juga memberikan pilihan bagi pelanggan yang datang. 

Lokasi usaha yang berada di gang yang ramai menjadi salah satu peluang bagi Oma Juan untuk berdagang. Aktivitas masyarakat setempat, terutama anak-anak yang bermain dan para ibu yang berkumpul pada sore hari, menjadi bagian dari lingkungan yang mendukung kegiatan usaha. Selain menawarkan makanan, Oma Juan juga menyediakan minuman agar pelanggan dapat membeli minuman bersamaan saat menikmati makanan. 

Meski memiliki peluang dari lingkungan sekitar, usaha ini tetap menghadapi tantangan. Salah satu kendala utama adalah kondisi cuaca, terutama ketika hujan turun.
“Kalau hujan, biasanya orang-orang jarang keluar rumah, jadi pelanggan yang datang juga berkurang,” ungkap Oma Juan. 

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa jumlah pelanggan masih dipengaruhi oleh aktivitas warga di sekitar lokasi. Ketika hujan, mobilitas masyarakat berkurang dan hal ini berdampak pada kegiatan penjualan. 
Keberadaan Kerupuk Kuah Sate Oma Juan juga memberikan pengalaman tersendiri bagi pelanggan. Salah satunya Kak Dilla yang mengaku menyukai makanan tersebut karena rasanya enak dan dapat mengenalkan makanan tradisional kepada anak-anak.

“Enak makanannya. Jadi, anak-anak juga tahu makanan tradisional yang dulu sering kita makan. Sambil makan kerupuk, kita bisa nemenin dan ngawasin anak. Anak happy, yang nemenin juga happy,” ungkap Kak Dilla. 

Menurut Kak Dilla, menikmati kerupuk kuah sate bersama anak-anak tidak hanya soal makanan, tetapi juga menjadi kesempatan berkumpul bersama keluarga. Anak-anak dapat mengenal makanan tradisional yang sering dinikmati oleh orang tua mereka, sementara orang tua dapat mendampingi dan menjaga anak sambil makan. 

Pengalaman menjalankan bisnis sejak 2024, mengalami penghentian sementara karena renovasi pada 2026, hingga kembali berjualan dengan menu yang lebih fokus menjadi bagian dari perjalanan Kerupuk Kuah Sate Oma Juan. Dari sisi manajemen operasional, kegiatan usaha ini terlihat dari bagaimana pemilik mengatur pembelian bahan baku, waktu produksi, serta variasi produk yang ditawarkan kepada pelanggan. 

Sebagai mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas, penulis melihat bahwa kegiatan usaha rumahan seperti Kerupuk Kuah Sate Oma Juan juga menerapkan manajemen operasional dalam bentuk sederhana melalui pengaturan bahan baku, proses produksi, waktu operasional, dan penyediaan produk untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update