Notification

×

Iklan

Iklan

Solok Selatan Luncurkan Program "Bintang Kejora"

22 Oktober 2016 | 11:58 WIB Last Updated 2016-10-22T05:00:20Z

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, resmi meluncurkan Program Berbimbingan Tangan Dengan Kepala Jorong dan Alim Ulama (Bintang Kejora) dalam rangka percepatan peningkatan kepemilikan akta kelahiran.

"Program ini merupakan terobosan dan inovasi dalam rangka mewujudkan Nawacita pertama Pemerintahan Jokowi-JK yaitu untuk menghadirkan negara yang bekerja, memberikan rasa aman dan melindungi melalui pelayanan pencatatan sipil," kata Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria di Padang Aro, Jumat.

Pemerintah daerah, katanya terus mendorong percepatan kepemilikan akta kelahiran khusus bagi anak usia 0-18 tahun.
Ia mengatakan pelayanan publik bidang administrasi kependudukan adalah persoalan yang amat penting oleh karena itu semuanya selalu di upayakan akomodasi penganggarannya melalui APBD.

Khusus untuk program Bintang kejora, ia berharap peran aktif kepala jorong supaya bisa berjalan sesuai harapan.
Sementara camat dan wali nagari katanya juga harus mendorong dan memonitor pelaksanaannya sehingga hasilnya bisa maksimal.

"Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) harus terus berinovasi agar persentase kepemilikan akta kelahiran meningkat signifikan," jelasnya.

Ia menjelaskan peranan kepala jorong dalam program Bintang Kejora ini yaitu sebagai agen untuk membantu pemberkasan dan menyerahkannya ke dinas terkait.

Sedangkan alim ulama katanya lebih kepada "penyambung lidah" untuk menyampaikan pesan pemerintah agar masyarakat segera melengkapi dokumen kependudukan dan pencatatan sipil keluarga mereka.

Sementara itu Kepala Dukcapil Solok Selatan, Efi Yandi menjelaskan pihaknya akan memberikan data anak 0-18 tahun yang belum memiliki akte kelahiran kepada Kepala Jorong selambat-lambatnya Desember 2016.
Kepala jorong yang mengumpulkan berkas anak yang belum memiliki akta katanya akan diberi insentif Rp25 ribu setiap lembar akte yang dicetak.
"Kita berikan insentif kepada Kepala Jorong terhadap setiap berkas yang dikumpulkannya," ujarnya.

Ia menyebutkan keuntungan dari program ini yaitu setiap kepala jorong pasti memiliki waktu berintegrasi lebih banyak dengan warganya.

Kepala Jorong Pasir Putih Nagari Lubuak Gadang Selatan Kecamatan Sangir, Rusdianto mengatakan siap menyukseskan program ini dengan menghimpun data anak yang belum memiliki akta kelahiran.
"Kita siap mendukung dan menyukseskan program bintang kejora karena juga memberi kemudahan pada masyarakat," katanya. (*)