H. Atos Pratama Utarakan Permohonan Maaf Bagi Warga Pasaman -->

Iklan Semua Halaman


H. Atos Pratama Utarakan Permohonan Maaf Bagi Warga Pasaman

06 September 2020


Pasaman -- H. Atos Pratama ST sebagai Wakil Bupati Kabupaten Pasaman menyampaikan permohonan maaf atas kegagalannya dalam mencari sisa dukungan Partai yang belum mencukupi syarat jumlah sebanyak 7 agar bisa bisa mengikuti kontestasi sebagai Bupati pada Pilkada 9 Desember 2020 nanti.

Dia menyampaikan permohonan maafnya kepada Masyarakat Pasaman yang sudah menaruh harapan dan mengucapkan terimakasih kepada yang telah bersedia ikut mendukungnya.

Dan juga “Saya menyatakan legowo, karena tak bisa maju dalam ajang Pilkada Kabupaten Pasaman ditahun 2020 ini. Saya telah berjuang maksimal, namun Allah SWT punya rencana lain dan ketetapan Allah ini Pasti lebih baik buat saya,” kata Atos Pratama, Sabtu (05/09/2020).

Meski dirinya tak jadi maju, H. Atos Pratama ST tetap menginginkan para pendukungnya bisa ikut menyampaikan dan menyalurkan aspirasinya pada Pilkada Kabupaten Pasaman tanggal 9 Desember 2020 nanti.

“Para pendukung jangan sampai golput. Dan tetap atau harus gunakan hak konstitusi kita dan ikut menjaga keamanan daerah kita Pasaman pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah nanti,” himbaunya.

Ia juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Partai Gerindra dan Hanura yang telah bersedia memberikan dukungan kepadanya walaupun jumlahnya belum mencukupi.

“Saya sangat berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan oleh Partai Gerindra dan Hanura kepada saya agar saya bisa ikut maju diajang Pilkada Pasaman ini, namun kita tidak bisa memaksakan partai lain yang juga mempunyai hak dalam menentukan arah dan dukungan partainya masing-masing,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan akan terus berbuat yang terbaik untuk Pasaman di sisa masa jabatannya yang sekarang ini maupun setelah habis masa jabatannya nanti menjadi Wakil Bupati Kabupaten Pasaman.

“Saya akan terus berbuat yang terbaik untuk Kabupaten Pasaman meskipun nanti saya tidak menjabat lagi sebagai wakil Bupati Pasaman, semoga Kabupaten Pasaman bisa menjadi lebih baik lagi kedepan,” ucapnya lagi.

Terkait dengan terjadinya calon tunggal karena dirinya tidak bisa ikut pada pencalonan pilkada 2020 ini, ia juga mengatakan, “ini merupakan warna dan pembelajaran baru bagi dunia perpolitikan di daerah kita Pasaman, semoga nanti bisa menjadi lebih baik dan maju,” ujarnya mengakhiri. (Dim)