Notification

×

Iklan

Iklan

Tular Nalar Mafindo Akan Menggelar Workshop Literasi Digital Untuk Guru 4 Kota di Sumatera Barat

01 Maret 2021 | 16:48 WIB Last Updated 2021-03-01T09:48:38Z
Tular Nalar Berbagi Ilmu dan Informasi



Sumatera Barat -- Dalam rangka meningkatkan profesionalislme guru, Tular Nalar Mafindo bekerja sama dengan Maarif Institue dan Love Frankie akan menggelar Workshop Literasi Digital kepada para guru di Sumatera Barat yang dibagi dalam 4 batch dengan metode dalam jaringan atau online.

Pelatihan bagi Guru SMP, MTs, SMA, SMK, dan MA se-Sumatera Barat mengangkat tema "Peningkatan Kompetensi Literasi Digital Bagi Guru SLTP sampai SLTA Di 4 Kota di Sumatera Barat".

Tular Nalar adalah program kerjasama Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO), Ma'arif Institute dan Love Frankie, dan disuport oleh Google.org. Program ini bertujuan untuk mendukung dan memfasilitasi pengajar di Sekolah Menengah dengan ilmu keahlian literasi media. Salah satunya adalah strategi menangkal hoaks, dis-informasi dan mis-informasi. Keseluruhannya telah dirangkum ke dalam kurikulum yang dibuat oleh tim Tular Nalar. 

Kali ini Tular Nalar membuka kesempatan kepada pengajar di Sumatera Barat (Padang, Padang Panjang, Bukittinggi, dan Payakumbuh) yang ingin mendapatkan pelatihan terkait materi kurikulum dan berpikir kritis untuk dibagikan kepada siswanya. 

Jadwal pelaksanaannya berdasarkan bath yakni  :

Batch 1
Kota Padang, Senin, 8 Maret 2021 , pukul 13.30 - 15.30 WIB, 

Batch 2: 
Kota Padang Panjang, Jumat, 12 Maret 2021, pukul 13.30 - 15.30 WIB, 

Batch 3: 
Kota Bukittinggi, Jumat, 19 Maret 2021, pukul 13.30 - 15.30 WIB, 

Batch 4:
Kota Payakumbuh, Jumat, 26 Maret 2021, pukul 13.30 - 15.30 WIB. 

Untuk proses pendaftaran dapat melalui tautan pendaftaran : http://bit.ly/TularNalarSumBar .


Kegiatan ini menghadirkan para narasumber yang profesional dan pakar dibisangnya antara lain;  Silmi Novita Nurman, S.Th.I., M.Ag (Dosen IAIN Bukittinggi), Angelique Maria Cuaca (Tim Tular Nalar Padang). 





Tular Nalar sendiri merupakan sebuah upaya mengembangkan Critical Thinking di tengah-tengah berlimpahnya informasi saat ini, kita berhadapan dengan problematika literasi. 

Berbagai permasalahan muncul akibat rendahnya literasi masyarakat. Hoaks, provokasi, ujaran kebencian, hingga perpecahan di tengah masyarakat pun meningkat eskalasinya. 

Belum lagi masalah kebocoran data, penipuan, kejahatan ciber, dan bentuk-bentuk kriminalitas lainnya. Perkembangan teknologi ternyata tidak dibarengi dengan peningkatan level literasi media dan daya berpikir kritis. Inilah yang menjadi penghambat kemajuan kita di tengah kecanggihan teknologi.

Belajar di bangku sekolah, dengan kurikulum biasa saja, tidaklah cukup. Diperlukan terobosan-terobosan baru untuk mengatasi defisit critical thinking di tengah masyarakat yang meluas di segala bidang. Di sinilah Tular Nalar hadir untuk menawarkan salah satu solusi berpikir kritis. 

Tular Nalar menawarkan kurikulum literasi media sebagai sarana mewujudkan latihan-latihan untuk berpikir kritis yang diwujudkan dalam berbagai tools pembelajaran, mulai dari video, website, artikel rubrik, dan lain-lain. Melalui program Tular Nalar, yang meliputi berbagai jenjang, kompetensi literasi media dapat diasah sesuai dengan konteksnya.

Kurikulum literasi media Tular Nalar terdiri dari 8 unit kompetensi, yaitu Mengakses Informasi; Mengelola Informasi; Memproses Informassi; Mendesain Informasi; Berbagi Informasi;  Ketangguhan Diri; Perlindungan Data; dan Kolaborasi.

Bagi bapak, ibu para guru khususnya Guru di tingkat SMP dan SMA, tak usah ragu untuk mengikuti program ini, karena selain mendapat materi yang Ilmu yang bermanfaat, bapak ibu akan mendapatkan E-sertifikat, Souvenir menarik dari Tular Nalar dan tentunya mendapat relasi baru.

Untuk diketahui, target Peserta 200 Guru yang dibagi ke dalam 4 Batch masing-masing 50 orang. Pendaftaran akan ditutup secara otomatis jika kuota 50 orang sudah terpenuhi dan sertifikat dan souvenir hanya diberikan kepada peserta yang mengikuti kegiatan secara penuh.

Salam Literasi. 

( Dilaporkan oleh : Ilham