Notification

×

Iklan

Iklan

Khiban, Hijab Instan yang Menjawab Kebutuhan Muslimah Aktif

22 Mei 2026 | 13:35 WIB Last Updated 2026-05-22T07:29:31Z

Pasbana - Di tengah ritme hidup yang makin cepat, banyak perempuan muslim mencari hijab yang bukan hanya nyaman dipakai, tetapi juga praktis tanpa mengurangi kesan syar’i. 

Dari kebutuhan itulah, khimar bandana—atau yang akrab disebut Khiban—menjadi salah satu tren hijab yang terus mencuri perhatian.

Sekilas, tampilannya sederhana. Namun di balik desainnya, Khiban menyimpan perpaduan antara fungsi, estetika, dan kenyamanan yang membuatnya digemari lintas usia. 

Mulai dari mahasiswi, pekerja kantoran, ibu rumah tangga, hingga pecinta kajian, banyak yang mulai beralih ke model hijab instan ini.

Khiban pada dasarnya merupakan pengembangan dari khimar syar’i yang dipadukan dengan aksen tali bandana di bagian kepala. Tali itu diikat ke belakang untuk membuat hijab lebih rapi dan stabil saat digunakan. 




Hasilnya, wajah terlihat lebih proporsional, tidak mudah bergeser, sekaligus memberi efek “antem” atau anti-tembem yang disukai banyak pengguna.

Yang membuatnya cepat populer adalah kepraktisannya. Pengguna tak lagi direpotkan dengan banyak jarum pentul atau peniti. Dalam hitungan detik, hijab sudah terpasang rapi tanpa perlu membentuk ulang bagian wajah.

Bahan yang digunakan pun umumnya ringan dan adem, seperti ceruty baby doll, jersey premium, hingga crepe. Karakter kain yang jatuh membuat tampilan tetap anggun meski digunakan seharian dalam aktivitas padat.

Di media sosial, Khiban berkembang bukan sekadar sebagai tren fesyen, tetapi juga bagian dari gaya hidup muslimah modern. Banyak konten kreator hijab menampilkan variasi styling yang membuat Khiban terlihat fleksibel: cocok untuk olahraga, bekerja, menghadiri acara formal, hingga kegiatan keagamaan.




Tak sedikit pula yang membandingkannya dengan French Khimar. Meski mirip, Khiban hadir dalam versi yang lebih sederhana. French Khimar biasanya memiliki beberapa lapis tali dan detail tambahan, sedangkan Khiban lebih minimalis dengan satu tali utama di bagian kepala.

Kesederhanaan itu justru menjadi daya tariknya. Di tengah tren fesyen yang serba cepat, banyak orang kini lebih memilih busana yang efisien, nyaman, namun tetap sopan dan elegan.

Fenomena Khiban menunjukkan bahwa dunia modest fashion terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman. Hijab bukan lagi sekadar pelengkap penampilan, melainkan bagian dari identitas dan kenyamanan sehari-hari.

Bagi muslimah yang ingin tampil rapi tanpa ribet, Khiban seolah menawarkan satu pesan sederhana: syar’i bisa tetap praktis, modern, dan nyaman dipakai ke mana saja. Makin tahu Indonesia. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update