Notification

×

Iklan

Iklan

Messi, Mbappe, dan Haaland Ancam Rekor Piala Dunia yang Bertahan 58 Tahun

25 Juni 2026 | 10:56 WIB Last Updated 2026-06-25T03:56:20Z


Pasbana - Piala Dunia selalu menjadi panggung lahirnya rekor-rekor besar. Namun menjelang turnamen edisi terbaru, sebuah catatan legendaris yang telah bertahan selama 58 tahun kini berada dalam ancaman serius. Tiga megabintang sepak bola dunia, Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland, berpeluang mengubah sejarah yang selama ini dianggap nyaris mustahil untuk disentuh.

Performa luar biasa ketiganya dalam beberapa tahun terakhir membuat berbagai rekor individu di Piala Dunia kembali menjadi sorotan. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah rekor gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia milik legenda Prancis, Just Fontaine, yang tercipta pada 1958 dan hingga kini belum berhasil dipatahkan siapa pun. 

Just Fontaine mencetak 13 gol dalam satu turnamen Piala Dunia 1958 bersama Timnas Prancis. Catatan tersebut menjadi salah satu rekor paling ikonik dalam sejarah sepak bola dunia dan telah bertahan lebih dari setengah abad. Bahkan sejak saat itu, hanya sedikit pemain yang mampu mendekati pencapaian tersebut. 

Kylian Mbappe menjadi nama yang paling sering disebut sebagai kandidat kuat pemecah rekor tersebut. Penyerang Prancis itu telah membuktikan ketajamannya di dua edisi Piala Dunia sebelumnya dan terus menunjukkan produktivitas tinggi bersama tim nasional maupun klubnya. FIFA bahkan menilai sejumlah rekor besar Piala Dunia berada dalam jangkauan pemain berusia 27 tahun tersebut. 

Dalam salah satu wawancara yang dikutip FIFA, Fontaine sempat berseloroh mengenai rekor miliknya yang sulit dipecahkan.
“Apakah Just Fontaine masih pemegang rekor?” ujar Fontaine dalam candaan yang menggambarkan betapa lamanya catatan tersebut bertahan. 

Selain Mbappe, Lionel Messi dan Erling Haaland juga menjadi ancaman serius bagi berbagai rekor Piala Dunia. Messi terus menambah koleksi golnya di ajang empat tahunan tersebut, sementara Haaland diprediksi menjadi salah satu mesin gol paling berbahaya pada era modern.

Dengan jumlah pertandingan yang lebih banyak pada format Piala Dunia terbaru, peluang para penyerang elite untuk mengoleksi gol semakin terbuka lebar. Situasi ini membuat rekor Fontaine yang selama 58 tahun lebih dianggap sebagai “mitos” kini berada di ambang akhir masa kejayaannya. 

Jika salah satu dari Messi, Mbappe, atau Haaland mampu tampil konsisten sepanjang turnamen, sejarah baru berpotensi tercipta dan salah satu rekor tertua dalam sepak bola dunia akhirnya tumbang. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update