Notification

×

Iklan

Iklan

Pasbar Percepat Realisasi Dana TKD 2026, Fokus Pemulihan Pascabencana dan Layanan Publik

09 Juni 2026 | 11:56 WIB Last Updated 2026-06-09T04:56:27Z


Pasaman Barat, pasbana - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mempercepat pelaksanaan seluruh program yang didanai melalui Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 guna memastikan agenda pemulihan pascabencana serta peningkatan layanan publik dapat berjalan sesuai jadwal.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat monitoring dan evaluasi pelaksanaan TKD yang dipimpin Sekretaris Daerah Pasbar, Doddy San Ismail. Dalam pertemuan itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta segera menuntaskan berbagai persiapan administrasi agar proses pengadaan barang dan jasa dapat dimulai lebih cepat.

Pemkab menargetkan seluruh tahapan administrasi rampung pada Juni 2026 sehingga pekerjaan konstruksi dapat memasuki masa kontrak pada Agustus mendatang. Langkah percepatan dinilai penting mengingat waktu pelaksanaan proyek fisik yang relatif terbatas.

Sebagian besar alokasi TKD tahun ini diarahkan untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang melanda Pasaman Barat pada akhir 2025.

Berdasarkan Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), total kebutuhan penanganan kerusakan mencapai Rp765,10 miliar yang mencakup sektor jalan, jembatan, irigasi, pertanian, perkebunan, perumahan warga, hingga infrastruktur pendukung lainnya.

Dari total kebutuhan tersebut, sekitar Rp209,29 miliar menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, sementara sisanya melibatkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kementerian/lembaga, dan pemerintah nagari.

Di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Pasbar memperoleh alokasi TKD sebesar Rp8,95 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung pembiayaan Program Jaminan Kesehatan Sumbar Sakato serta pengadaan dua unit ambulans guna memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasbar menerima alokasi Rp3,34 miliar untuk berbagai program pengurangan risiko bencana, mulai dari edukasi kebencanaan, penyediaan peralatan kesiapsiagaan, hingga penyusunan dokumen perencanaan penanggulangan bencana daerah.

Melalui percepatan realisasi TKD 2026, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berharap seluruh program prioritas dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Selain mempercepat pemulihan pascabencana, langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat ketahanan daerah menghadapi berbagai risiko di masa mendatang.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update