Notification

×

Iklan

Iklan

Semen Padang Rekrut 17 Pemain, Tunggakan Gaji Musim Lalu Jadi Sorotan

30 Juni 2026 | 10:45 WIB Last Updated 2026-06-30T03:45:06Z


Padang, pasbana - Pergerakan agresif Semen Padang FC di bursa transfer jelang musim 2026/2027 belum sepenuhnya menghapus persoalan lama. Di tengah kedatangan 17 pemain anyar untuk memperkuat skuad, klub berjuluk Kabau Sirah itu masih menghadapi polemik terkait tunggakan gaji sejumlah pemain musim sebelumnya.

Isu tersebut mencuat setelah beberapa mantan pemain secara terbuka menyampaikan keluhan melalui media sosial. Mereka menyebut masih memiliki hak berupa gaji sekitar dua bulan yang belum dibayarkan, meski kontrak bersama klub telah berakhir sejak 1 Juni 2026. 

Dalam pernyataan yang diunggah serentak melalui Instagram Stories, para mantan pemain menegaskan telah menyelesaikan seluruh kewajiban sebagai pesepak bola profesional hingga kompetisi musim 2025/2026 berakhir. Namun, hingga kini mereka mengaku masih menunggu pelunasan hak finansial dari klub.

"Kami hanya menuntut hak yang telah kami peroleh melalui kerja keras, dedikasi, dan profesionalisme selama membela tim. Hak pemain adalah hak yang harus dipenuhi," demikian isi pernyataan terbuka para pemain. 

Unggahan tersebut dibagikan oleh sejumlah eks pemain Semen Padang sebagai bentuk harapan agar persoalan pembayaran gaji segera memperoleh penyelesaian.
Menanggapi polemik tersebut, Presiden Klub Semen Padang FC, Andre Rosiade, menjelaskan bahwa kewajiban pembayaran gaji musim 2025/2026 menjadi tanggung jawab manajemen sebelumnya sesuai hasil rapat umum pemegang saham.

Ia menyampaikan seluruh kewajiban terhadap musim lalu ditargetkan rampung paling lambat 1 Agustus 2026 oleh manajemen lama bersama PT Semen Padang.

"Oleh karena itu, bagi pihak yang berkepentingan, silakan berkomunikasi langsung dengan jajaran manajemen lama," ujar Andre dalam pernyataan resminya. 

Andre juga menegaskan bahwa manajemen baru akan memusatkan perhatian pada pembentukan tim musim 2026/2027, termasuk membiayai operasional klub dan membangun skuad yang kompetitif setelah mendatangkan 17 pemain baru.

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari penataan organisasi agar klub dapat memulai musim baru dengan tata kelola yang lebih profesional dan transparan.

Meski demikian, penyelesaian hak para pemain musim lalu dinilai menjadi pekerjaan rumah penting yang harus segera dituntaskan agar persiapan tim menghadapi kompetisi berjalan tanpa dibayangi persoalan administratif. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update