Notification

×

Iklan

Iklan

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemko Bukittinggi Ajak Warga Berikan Data Akurat

16 Juni 2026 | 09:25 WIB Last Updated 2026-06-16T02:25:54Z


Bukittinggi, pasbana— Pemerintah Kota Bukittinggi resmi mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS). Pencanangan kegiatan tersebut dilakukan oleh Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias di Kantor BPS Kota Bukittinggi, Senin (15/6/2026).

Ramlan menegaskan, Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali untuk memotret kondisi dan perkembangan sektor usaha di Indonesia. Hasil pendataan nantinya menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan ekonomi, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga perencanaan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran.

Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan. Karena itu, warga diminta memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas sensus yang bertugas di lapangan.
"Sensus Ekonomi bukan pendataan pajak. Data yang dikumpulkan digunakan untuk mendukung perencanaan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Ramlan.

Pemerintah Kota Bukittinggi juga berkomitmen membantu sosialisasi agar masyarakat memahami pentingnya sensus dan mendukung proses pendataan yang berlangsung di seluruh wilayah kota.
Pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 telah dimulai sejak 15 Juni dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.

Petugas BPS akan melakukan kunjungan langsung ke pelaku usaha dan masyarakat secara door to door dengan membawa tanda pengenal resmi serta atribut Sensus Ekonomi 2026.

Melalui pelaksanaan sensus ini, pemerintah berharap tersedia data ekonomi yang lebih akurat dan terkini sebagai landasan dalam merumuskan berbagai program pembangunan, pengendalian inflasi, penguatan UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update