Notification

×

Iklan

Iklan

Spanyol Ditahan Tanjung Verde, De la Fuente Soroti Kekuatan Fisik Lawan

16 Juni 2026 | 10:21 WIB Last Updated 2026-06-16T03:21:12Z


pasbana – Timnas Spanyol gagal meraih hasil maksimal saat menghadapi Tanjung Verde dalam lanjutan fase grup Piala Dunia 2026. Hasil yang tidak sesuai harapan itu membuat pelatih Luis de la Fuente meluapkan kekecewaannya sekaligus memberikan apresiasi terhadap kualitas yang ditunjukkan lawan.

Pelatih La Roja menilai banyak pihak meremehkan kemampuan Tanjung Verde sebelum pertandingan berlangsung. Namun, kenyataan di lapangan memperlihatkan bahwa tim debutan tersebut mampu memberikan perlawanan sengit dan menyulitkan salah satu kandidat kuat juara dunia.

Sejak awal laga, Spanyol memang lebih diunggulkan berkat status mereka sebagai juara Eropa dan salah satu tim terbaik dunia. Namun dominasi yang diharapkan tidak sepenuhnya terlihat karena Tanjung Verde mampu tampil disiplin serta mengimbangi permainan lawan dalam sejumlah aspek.

Luis de la Fuente mengakui bahwa timnya menghadapi lawan yang memiliki kekuatan fisik sangat baik. Faktor tersebut membuat para pemain Spanyol kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya, terutama dalam duel-duel individu dan perebutan bola.

Menurutnya, hasil pertandingan menjadi bukti bahwa tidak ada lawan mudah di ajang sekelas Piala Dunia. Tim-tim yang selama ini kurang mendapat sorotan ternyata memiliki kualitas yang cukup untuk memberikan kejutan.

"Kami melihat banyak hasil yang tidak terduga. Itu menunjukkan ada banyak tim berkualitas yang mungkin tidak terlalu diperhatikan media," ujar De la Fuente.

Pelatih berusia 64 tahun itu juga menegaskan bahwa anak asuhnya tidak boleh memandang sebelah mata siapa pun sepanjang turnamen berlangsung. Ia bahkan menyebut laga melawan Tanjung Verde sebagai pertandingan yang sangat penting dalam perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026.

De la Fuente menilai rasa percaya diri yang berlebihan justru bisa menjadi bumerang bagi tim besar. Karena itu, ia meminta para pemain tetap fokus dan menjaga intensitas permainan pada setiap pertandingan.
"Jika ada yang mengira pertandingan melawan Cape Verde akan mudah, mereka salah," tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Spanyol harus segera melakukan evaluasi. Meski masih menjadi salah satu unggulan juara, performa yang belum maksimal saat menghadapi Tanjung Verde menunjukkan bahwa jalan menuju gelar Piala Dunia 2026 tidak akan semudah yang diperkirakan banyak pihak. Kejutan demi kejutan yang muncul sepanjang turnamen menjadi pengingat bahwa setiap tim memiliki peluang untuk membuat perbedaan. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update