Notification

×

Iklan

Iklan

UIN Mahmud Yunus Batusangkar Berkolaborasi dengan Universiti Malaya dan Universitas Bengkulu Gelar Seminar Internasional Bahas Masa Depan Media di Era AI

10 Juni 2026 | 20:40 WIB Last Updated 2026-06-10T13:40:17Z


Batusangkar, pasbana— Program Studi Jurnalistik Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Mahmud Yunus Batusangkar berkolaborasi dengan Universiti Malaya dan Universitas Bengkulu menyelenggarakan International Seminar 2026 pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yakni luring di Auditorium FUAD UIN Mahmud Yunus Batusangkar dan daring melalui Zoom Meeting.

Mengusung tema From Reporters to Robots? Exploring the Future of News Production and the Role of Gen Z in the New Media Industry, seminar tersebut mengupas transformasi industri media di tengah pesatnya perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI).



Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FUAD UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Dr. Yanti Mulia Roza, S.S., M.A., didampingi Ketua Program Studi Jurnalistik Islam, Refika Mastanora, M.I.Kom.

Seminar menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Prof. Madya Dr. Norrodzoh Hj. Siren dari Universiti Malaya dan Yuliati, S.Sos., M.I.Kom. dari Universitas Bengkulu.




Dalam pemaparannya, Yuliati menegaskan bahwa Generasi Z saat ini tidak hanya berperan sebagai konsumen informasi, tetapi juga menjadi aktor utama dalam proses produksi dan distribusi konten di media digital. Menurutnya, perkembangan AI telah membuka berbagai peluang baru dalam dunia media, namun penggunaannya harus tetap mengedepankan etika dan tanggung jawab.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kredibilitas dan akurasi informasi di tengah derasnya arus informasi digital yang bergerak semakin cepat. Dengan demikian, teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengabaikan prinsip-prinsip dasar jurnalistik.




Seminar ini diikuti oleh mahasiswa dan dosen dari berbagai perguruan tinggi. Selain menjadi ajang berbagi pengetahuan, kegiatan tersebut juga menjadi wadah diskusi mengenai masa depan industri media, tantangan perkembangan AI, serta peran strategis Generasi Z dalam membentuk ekosistem media baru yang lebih adaptif dan inovatif.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi kerja sama akademik antara UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Universiti Malaya, dan Universitas Bengkulu dalam mendukung pengembangan keilmuan jurnalistik serta memperkuat kolaborasi pendidikan tinggi di tingkat internasional.

Perubahan yang dilakukan meliputi perbaikan ejaan, tanda baca, gelar akademik, struktur paragraf, transisi antarparagraf, serta penguatan gaya bahasa agar lebih layak dimuat sebagai berita kampus atau rilis media profesional. (*) 

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update