Notification

×

Iklan

Iklan

Mahasiswa KKN 52 UIN IB Padang Gelar Edukasi Stop Bullying di Dua SD Pasaman Barat

31 Juli 2026 | 07:58 WIB Last Updated 2026-07-31T00:58:06Z


PASAMAN BARAT, pasbana– Maraknya kasus perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan mendorong Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 52 UIN Imam Bonjol Padang mengambil langkah preventif. Bertempat di Nagari Lingkuang Aua Bandarajo, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, para mahasiswa menggelar edukasi Stop Bullying yang menyasar siswa kelas V hingga VI di SDN 11 Pasaman serta SDN 07 Pasaman. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 29–30 Juli 2026.

Program ini digagas sebagai bagian dari komitmen pengabdian masyarakat yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga menaruh perhatian serius terhadap pembentukan karakter generasi muda. Melalui edukasi ini, mahasiswa KKN membekali para siswa, guru, dan pihak sekolah dengan pemahaman mengenai bentuk-bentuk perundungan, dampak psikologis dan sosial yang ditimbulkan, serta langkah konkret dalam pencegahannya.

Agar pesan tersampaikan secara efektif, materi disajikan melalui pendekatan interaktif: presentasi ringan, pemutaran video edukasi, studi kasus sederhana, hingga simulasi peran (roleplay). Pendekatan ini dirancang agar pemahaman siswa tidak berhenti pada teori, melainkan tumbuh menjadi kepekaan untuk mengenali gejala perundungan, serta keberanian untuk menolak dan melaporkannya kepada guru.

Ketua Kelompok KKN 52 UIN Imam Bonjol Padang Nagari Lingkuang Aua Bandarajo, Muhammad Firli menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kegelisahan bersama atas maraknya pemberitaan kasus bullying di berbagai satuan pendidikan belakangan ini.




“Edukasi ini kami hadirkan sebagai bentuk kepedulian terhadap fenomena bullying yang kian mengkhawatirkan. Perundungan adalah luka serius yang membekas pada perkembangan mental dan emosional anak. Kami berharap kegiatan ini memicu kesadaran siswa untuk saling menghargai perbedaan dan berani bersikap tegas menolak segala bentuk kekerasan,” ujar Muhammad Firli

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah dan mengapresiasi langkah cepat para mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang yang peka terhadap isu kesehatan mental dan keselamatan anak di sekolah.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa. Materi yang dibawakan sangat dekat dengan keseharian anak-anak. Edukasi seperti ini memang mendesak untuk ditanamkan sejak dini agar anak-anak paham batas-batas bercanda dan saling menghormati teman,” ungkap Ardinan selaku kepala sekolah. 

Antusiasme tinggi tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswa aktif berdiskusi dan berbagi pandangan tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bersahabat.

Melalui program ini, Mahasiswa KKN 52 UIN Imam Bonjol Padang berharap benih empati dan kepedulian terus tumbuh dalam diri peserta didik. Edukasi Stop Bullying di SDN 11 dan SDN 07 Pasaman ini diharapkan menjadi titik awal yang berkelanjutan menuju terwujudnya lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan ramah anak di Nagari Lingkuang Aua Bandarajo.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update