Notification

×

Iklan

Iklan

PKMTM III PW IPM Sumatera Barat 2026 Sukses Digelar, Perkuat Kepemimpinan Pelajar yang Berdampak

15 Juli 2026 | 18:57 WIB Last Updated 2026-07-15T11:57:11Z


Padang, pasbana— Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Sumatera Barat sukses menyelenggarakan Pelatihan Kader Madya Taruna Melati (PKMTM) III Tahun 2026 pada 12–15 Juli 2026. Mengusung tema "Kepemimpinan Berdampak: Meneguhkan Kreativitas, Merangkul Keberagaman", kegiatan kaderisasi tingkat madya ini menjadi wadah untuk mencetak kader pelajar yang adaptif, kreatif, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat. Acara secara resmi dibuka melalui prosesi pemukulan tambua, simbol budaya Minangkabau yang menandai dimulainya sebuah hajatan besar sekaligus melambangkan semangat kebersamaan dalam menggerakkan roda kaderisasi pelajar Muhammadiyah.




Pada momentum yang sama, PW IPM Sumatera Barat juga melaksanakan Kick Off Fortasi 2026 sebagai penanda dimulainya rangkaian Forum Ta'aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) di seluruh wilayah Sumatera Barat. Kegiatan ini menjadi langkah awal konsolidasi kader IPM dalam menyambut peserta didik baru di sekolah-sekolah Muhammadiyah. Selain itu, Kick Off Fortasi juga menegaskan komitmen IPM untuk menghadirkan proses pengenalan sekolah yang ramah, inklusif, serta berorientasi pada pembentukan karakter pelajar berkemajuan.

Ketua Bidang Perkaderan PW IPM Sumatera Barat, Nofrialisa, dalam sambutannya menegaskan bahwa PKMTM merupakan ruang pembentukan kader yang tidak hanya mengasah kemampuan intelektual dan organisasi, tetapi juga membangun kepekaan sosial serta memperkuat komitmen terhadap gerakan pelajar berkemajuan.




Sementara itu, Ketua Umum PW IPM Sumatera Barat, Sailendra Gusnan, menyampaikan bahwa tema yang diangkat tahun ini merupakan refleksi atas kebutuhan kepemimpinan masa kini. Menurutnya, seorang pemimpin tidak cukup hanya memiliki jabatan, tetapi harus mampu menghadirkan dampak dan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
"Seorang pemimpin harus mampu menghadirkan perubahan, membuka ruang kreativitas, serta merangkul keberagaman sebagai kekuatan untuk bergerak bersama," ujarnya.

Kegiatan pembukaan juga mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Mahdianur Musa, S.E., S.H., M.M. Ia menyampaikan dukungan pemerintah terhadap upaya kaderisasi yang terus dilakukan IPM. Menurutnya, organisasi pelajar memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.



Senada dengan itu, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat, Hendri Novigator, S.Psi., M.Pd., mengajak seluruh peserta menjadikan proses kaderisasi sebagai sarana menempa diri, memperkuat nilai-nilai keislaman, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada umat, persyarikatan, dan bangsa.

Usai pembukaan, seluruh rangkaian PKMTM III dipusatkan di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sumatera Barat. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai Pimpinan Daerah IPM se-Sumatera Barat. Tidak hanya itu, pelatihan juga dihadiri peserta dari luar daerah, seperti Kalimantan Timur dan Riau, sehingga memperkaya dinamika diskusi, pertukaran gagasan, serta pengalaman antarkader selama kegiatan berlangsung.

Selama empat hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai materi kaderisasi, mulai dari penguatan ideologi, kepemimpinan, dan keorganisasian hingga pengembangan kapasitas diri. Seluruh rangkaian pelatihan dirancang untuk membentuk kader yang memiliki kemampuan berpikir kritis, berjiwa kolaboratif, serta siap menjadi agen perubahan dalam menjawab tantangan zaman.



PKMTM III PW IPM Sumatera Barat Tahun 2026 kemudian ditutup dengan kegiatan outbound dan penutupan luar ruangan di Pantai Ujung Batu, Kota Padang. Suasana penutupan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat solidaritas antarkader, sekaligus merefleksikan proses pembelajaran yang telah dijalani selama pelatihan.

Melalui penyelenggaraan PKMTM III Tahun 2026, PW IPM Sumatera Barat kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem kaderisasi sebagai fondasi utama untuk melahirkan pemimpin-pemimpin pelajar yang berdampak, kreatif, inklusif, dan berintegritas. Diharapkan, para kader yang lahir dari proses ini mampu menjadi motor penggerak perubahan serta memberikan kontribusi positif bagi Persyarikatan Muhammadiyah, dunia pendidikan, dan masyarakat luas.
(SG) 

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update