Padang Aro, pasbana – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus memperkuat pendidikan Al-Qur'an dengan menambah 46 guru tahfidz baru yang telah dinyatakan lulus seleksi. Para guru tersebut langsung mengikuti pembinaan sebagai bekal meningkatkan kompetensi mengajar sekaligus memperkuat pembentukan karakter generasi muda.
Langkah ini menjadi bagian dari penguatan Program Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz, yang selama ini menjadi salah satu program unggulan daerah dalam mencetak sumber daya manusia religius, berkarakter, sekaligus memiliki daya saing.
Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, menegaskan pembinaan tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial. Menurutnya, peningkatan kualitas guru tahfidz harus berdampak langsung terhadap mutu pembelajaran Al-Qur'an di sekolah maupun rumah tahfidz.
"Saya berharap pembinaan ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan peningkatan kualitas guru tahfidz," ujar Yulian saat membuka kegiatan di Hotel Pesona Alam Sangir, Rabu (15/7/2026).
Dalam pembinaan tersebut, peserta mendapatkan materi mulai dari tajwid, metode menghafal Al-Qur'an, strategi pembelajaran efektif hingga pembentukan karakter peserta didik. Materi disampaikan oleh Sekretaris Daerah Solok Selatan, Kantor Kementerian Agama, Bagian Kesejahteraan Rakyat, serta para pembina rumah tahfidz berpengalaman.
Dengan tambahan 46 tenaga pengajar baru, Solok Selatan kini memiliki 268 guru tahfidz yang membina 225 rumah tahfidz milik pemerintah daerah. Di luar itu, terdapat 198 rumah tahfidz yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat sehingga total mencapai 423 rumah tahfidz yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten.
Pemerintah daerah berharap keberadaan ratusan rumah tahfidz tersebut semakin memperluas akses pendidikan Al-Qur'an sekaligus memperkuat fondasi karakter generasi muda Solok Selatan di tengah tantangan perkembangan zaman. (*)




