PADANG PANJANG, PASBANA.COM — Memperingati hari jadi ke-25 Partai Demokrat, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Padang Panjang menggelar aksi penanaman pohon dan pemeriksaan kesehatan gratis, Jumat, 7 Agustus 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan seperempat abad Partai Demokrat sekaligus bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Aksi penanaman pohon dipusatkan di lokasi bekas bencana galodo Jembatan Kembar, Padang Panjang. Pemilihan lokasi tersebut memiliki makna simbolik. Kawasan yang pernah menjadi salah satu titik yang mengingatkan masyarakat pada dahsyatnya bencana alam, kini dijadikan tempat menanam kembali kehidupan dan harapan.
Bibit-bibit pohon yang ditanam menjadi simbol kebangkitan setelah bencana. Dari lokasi yang pernah menyimpan jejak kepedihan, tumbuh pesan bahwa kehidupan harus terus dilanjutkan dengan menjaga keseimbangan alam.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Padang Panjang, H. Fakhrudi, S.T., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen partai untuk terus hadir dan melayani masyarakat dalam berbagai kondisi.
«“Inilah bentuk komitmen partai dalam melayani masyarakat dan tetap bersama masyarakat dalam kondisi dan situasi apa pun,” ujar Fakhrudi.»
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Menanam pohon hari ini, kata dia, berarti ikut mempersiapkan lingkungan yang lebih baik untuk masa depan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, memberikan apresiasi terhadap gerakan yang dilakukan DPC Partai Demokrat tersebut.
«“Apresiasi dari Wali Kota dan saya, bahwa gerakan seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat,” kata Allex.»
Selain aksi penghijauan, DPC Partai Demokrat Padang Panjang juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Layanan tersebut dilaksanakan di Klinik Praktik dr. Mawardi.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini menjadi bentuk kepedulian partai terhadap kesehatan masyarakat sekaligus melengkapi pesan yang dibawa dalam aksi penanaman pohon. Jika penanaman pohon berbicara tentang merawat kesehatan lingkungan, pemeriksaan kesehatan berbicara tentang merawat manusia.
Semangat tersebut disampaikan Puji Hastuti, A.Md., anggota DPRD Kota Padang Panjang dari Partai Demokrat.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja nyata yang tidak berhenti pada seremoni, tetapi menyentuh persoalan lingkungan dan kemanusiaan.
«“Kerja nyata Demokrat adalah terobosan. Demokrat selalu tepat, tidak hanya momentum, tapi juga kepedulian kepada alam dan juga kemanusiaan,” ujar Puji.»
«“Kerja nyata Demokrat adalah terobosan. Demokrat selalu tepat, tidak hanya momentum, tapi juga kepedulian kepada alam dan juga kemanusiaan,” ujar Puji.»
Pemilihan lokasi bekas galodo Jembatan Kembar juga memberikan pesan tersendiri. Alam adalah bagian penting dari kehidupan manusia. Ketika alam mengalami kerusakan, manusia pula yang akan menerima dampaknya.
Karena itu, merawat alam merupakan bagian dari ikhtiar merawat kehidupan. Menanam pohon bukan hanya kegiatan penghijauan, tetapi juga investasi ekologis untuk mengurangi risiko dan menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.
Nasrul Efendi, anggota DPRD Kota Padang Panjang dari Partai Demokrat, mengatakan kegiatan tersebut memang merupakan bagian dari arahan partai di tingkat pusat. Namun, keberhasilan kegiatan menurutnya tidak semata-mata lahir dari instruksi organisasi.
«“Walau ini adalah perintah partai pusat, namun keberhasilan gerakan ini juga didukung dari hati,” ungkap Nasrul.»
Menurutnya, ketika sebuah kegiatan dilakukan dengan ketulusan dan kepedulian, masyarakat akan merasakan manfaatnya secara lebih nyata.
Sementara itu, Rosmeri AR, S.Pt., Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Padang Panjang sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan.
«“Alhamdulillah, semua yang dimulai dari hati akan sampai ke hati. Terima kasih untuk semua pihak yang terlibat pada kegiatan ini. Semoga menjadi amal jariyah,” ujarnya.
Rosmeri mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai agenda memperingati hari jadi partai, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
Di tempat yang berbeda, pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan di Klinik Praktik dr. Mawardi menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan sekaligus membangun kesadaran pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
dr. Mawardi, penasehat Partai Demokrat, berharap semangat berbagi dan berbuat kebaikan dapat terus dipertahankan.
«“Semoga Allah mudahkan kita selalu dalam berbagi dan berbuat kebaikan,” ungkapnya.
Bagi masyarakat, kegiatan semacam ini bukan hanya memberikan manfaat secara fisik. Interaksi, kebersamaan, kepedulian dan kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan positif juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat ikatan sosial.
Memasuki usia 25 tahun, Partai Demokrat telah melewati perjalanan panjang dalam dinamika politik Indonesia. Partai yang lahir pada era Susilo Bambang Yudhoyono itu pernah menjadi salah satu kekuatan politik utama nasional dan memenangkan Pemilu 2009.
Kini, di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Partai Demokrat terus berupaya menjaga eksistensi politiknya dengan berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Bagi DPC Partai Demokrat Kota Padang Panjang, peringatan seperempat abad tersebut menjadi momentum untuk menegaskan kembali bahwa pengabdian tidak semestinya hanya hadir ketika pesta demokrasi berlangsung.
Sebab politik bukan hanya tentang kekuasaan dan kontestasi. Politik juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir, mendengar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dari Jembatan Kembar, tempat yang pernah menjadi saksi bencana galodo, Demokrat menanam pohon sebagai simbol kebangkitan. Sementara dari Klinik Praktik dr. Mawardi, kepedulian diwujudkan melalui pemeriksaan kesehatan.
Dua kegiatan itu membawa satu pesan yang sama: alam perlu dirawat, manusia perlu dijaga, dan pengabdian harus diwujudkan dalam kerja nyata.
Pada akhirnya, 25 tahun Demokrat bukan sekadar tentang usia sebuah partai, tetapi tentang seberapa panjang jejak manfaat yang mampu ditinggalkan. Menanam pohon berarti menanam masa depan, merawat manusia berarti merawat peradaban—dan mengabdi kepada masyarakat berarti memastikan politik tetap memiliki hati. (Yansen)




