Notification

×

Iklan

Iklan

Binaan Kuflet, Kenesa Rahidatul Aisy Lolos ke Tingkat Nasional FLS3N Cabang Ilustrasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 15:35 WIB


Padang Panjang, pasbana — Binaan Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang, Kenesa Rahidatul Aisy, berhasil lolos ke tingkat nasional dalam Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 untuk cabang Ilustrasi. Siswi kelas IX.E SMPN 1 Padang Panjang tersebut akan mewakili Provinsi Sumatera Barat pada ajang yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

Pimpinan Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang, Dr. Sulaiman Juned, M.Sn., mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten oleh para pelatih Kuflet. Menurutnya, komunitas tersebut memiliki pelatih yang berkompeten di berbagai bidang seni yang diperlombakan dalam FLS3N, baik tingkat SD, SMP maupun SMA.

“Komunitas Seni Kuflet memiliki pelatih-pelatih yang handal untuk seluruh cabang yang diperlombakan dalam FLS3N, baik tingkat SD, SMP maupun SMA,” ujar Sulaiman Juned saat ditemui di Sekretariat Kuflet, Minggu (10/8).

Ia menjelaskan, pada FLS3N 2026 terdapat dua siswa tingkat SMP yang dibina oleh pelatih Kuflet dan berhasil melaju ke tingkat nasional. Selain Kenesa Rahidatul Aisy pada cabang Ilustrasi yang dibina Mursidiq, S.Ds., M.Sn., terdapat Arkania Queen Al Ghany Oktal, siswi kelas IX.A SMPN 1 Padang Panjang, yang lolos pada cabang Menulis Cerita dan dibina Muhammad Subhan, S.Sos.I.




Sulaiman menambahkan, para pelatih Kuflet selama ini telah berpengalaman membina siswa dalam berbagai cabang seni, antara lain Mendongeng, Bercerita, Pantomim, Cipta Puisi, Baca Puisi, Monolog, Desain Poster, Menulis Cerita, Menulis Cerpen, Jurnalistik, hingga Ilustrasi.

“Para pelatih di Komunitas Seni Kuflet sudah sering membina siswa di berbagai bidang dan mendampingi mereka hingga meraih medali emas, perak, perunggu, maupun juara harapan di tingkat nasional. Jadi, jika ingin meraih prestasi, memang harus berlatih secara reguler dengan pelatih yang profesional,” tutur sastrawan dan sutradara teater yang juga dosen Teater ISI Padangpanjang tersebut.

Sementara itu, pelatih sekaligus pembina cabang Ilustrasi, Mursidiq, S.Ds., M.Sn., menilai Kenesa merupakan siswa yang memiliki bakat kuat dalam bidang ilustrasi, baik secara manual maupun digital.

Menurut Mursidiq, kemampuan Kenesa terlihat dari kecepatan dalam memahami materi serta menerapkannya ke dalam karya. Selain memiliki keterampilan ilustrasi yang baik, Kenesa juga mampu menyelesaikan karya dalam waktu relatif cepat.

“Kenesa merupakan siswa yang sangat berbakat dalam ilustrasi, baik secara manual maupun digital. Hal itu terlihat dari kemampuannya memahami dan mengimplementasikan materi dengan sangat cepat,” kata Mursidiq.

Ia menambahkan, kecepatan tersebut menjadi salah satu kelebihan Kenesa dalam mengikuti perlombaan. Dengan mampu menyelesaikan bagian utama karya lebih awal, Kenesa memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyempurnaan atau finishing.

“Kenesa memiliki kemampuan mengerjakan ilustrasi dengan cepat, sehingga sisa waktu yang ada dapat digunakan untuk melakukan finishing dengan lebih leluasa,” ungkap penggiat seni Kuflet tersebut.

Mursidiq juga mengapresiasi kedisiplinan Kenesa selama menjalani proses pembinaan. Sejak awal latihan, Kenesa dinilai terbuka terhadap kritik dan saran yang diberikan untuk meningkatkan kualitas karyanya.




“Selama proses pembinaan, Kenesa sejak awal sudah disiplin dan sangat terbuka ketika diberikan kritik maupun saran terhadap karyanya. Saya berharap dalam kompetisi tingkat nasional nanti ia mampu menjadi juara di bidang Ilustrasi. Saya melihat peluangnya cukup besar, sekitar 75 persen,” paparnya.

Guru pendamping Kenesa, Salfi Ayuna Putri, S.Pd., mengatakan keikutsertaan Kenesa dalam FLS3N cabang Ilustrasi tahun ini merupakan pengalaman keduanya. Pada FLS3N 2025, Kenesa berhasil menempati posisi keempat pada tingkat Provinsi Sumatera Barat.

“Ini merupakan tahun kedua Kenesa Rahidatul Aisy mengikuti FLS3N cabang Ilustrasi. Pada 2025, Kenesa berhasil finis di posisi keempat tingkat Provinsi Sumatera Barat,” ujar Salfi.

Menurutnya, keberhasilan Kenesa melaju ke tingkat nasional pada tahun ini merupakan hasil dari kerja keras, motivasi, serta dukungan berbagai pihak, termasuk sekolah dan pelatih.

“Alhamdulillah, pada 2026 ini dengan penuh keyakinan dan motivasi dari semua pihak di sekolah, termasuk pelatih, Kenesa akhirnya berhasil maju ke tingkat nasional dan menjadi perwakilan Provinsi Sumatera Barat,” katanya.

Salfi berharap Kenesa mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang medali dari tingkat nasional.

“Kita berharap Kenesa dapat membawa pulang medali,” tutupnya. (Soerya)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update