Pesisir Selatan, pasbana – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan resmi memulai pembangunan kembali Jembatan Gantung Bintungan di Nagari Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, melalui peletakan batu pertama yang dipimpin Bupati Hendrajoni, Senin (3/8/2026).
Pembangunan jembatan tersebut menjadi langkah lanjutan pemerintah untuk memulihkan akses transportasi warga setelah jembatan lama rusak akibat banjir pada 2024 dan hanyut sepenuhnya pada 27 November 2025. Sejak saat itu, aktivitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, dan layanan kesehatan, terdampak cukup signifikan.
Jembatan gantung baru akan dibangun sepanjang 90 meter menggunakan anggaran Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Pesisir Selatan. Proyek senilai Rp4,72 miliar tersebut dikerjakan oleh CV Arifan dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender, mulai 3 Agustus hingga 31 Desember 2026.
Bupati Hendrajoni menegaskan pembangunan jembatan menjadi prioritas karena memiliki peran strategis sebagai penghubung utama aktivitas masyarakat.
"Jembatan ini adalah urat nadi perekonomian masyarakat Pelangai Gadang dan sekitarnya. Keberadaannya bukan sekadar sarana penyeberangan, tetapi juga penggerak roda ekonomi, pertanian, serta akses anak-anak menuju sekolah," kata Hendrajoni.
Groundbreaking turut dihadiri Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni, Kepala Dinas PUTR Pesisir Selatan Jaferi, unsur Forkopimda, perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Dengan dimulainya pembangunan, masyarakat berharap konektivitas wilayah segera pulih sehingga aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di Pelangai Gadang dapat kembali berjalan normal sebelum akhir 2026. (*)




