Notification

×

Iklan

Iklan

Padang Fashion Summit 2026 Pukau Panggung Mode, Wastra Minangkabau Siap Mendunia

Senin, 10 Agustus 2026 | 10:52 WIB


Padang, pasbana - Padang Fashion Summit (PFS) 2026 resmi digelar di The ZHM Premier Padang pada Minggu, 9 Agustus 2026, sebagai bagian dari puncak perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

Tahun ini, PFS tampil dengan tema besar Manaruko Rupo: From Minangkabau Heritage to Global Elegance. Dalam bahasa Minangkabau, Manaruko bermakna merintis atau membuka jalan baru, sementara Rupo berarti bentuk atau wujud — sebuah filosofi yang menegaskan bahwa tradisi leluhur harus terus bertransformasi tanpa kehilangan akarnya.

Sebagai penyelenggaraan kedua yang dikemas lebih besar dari tahun sebelumnya, PFS 2026 melibatkan 75 desainer, 115 merek fesyen, 36 model, serta 160 tenant kuliner dan pameran. Deretan desainer lokal hingga mancanegara, termasuk dari Australia, turut ambil bagian memeriahkan panggung bergengsi ini.

Beragam agenda dihadirkan, mulai dari fashion parade, Grand Final Padang Young Design Competition (PYDC), seminar trend forecasting dan product branding, business matching, hingga pameran produk UMKM.
PFS 2026 bukan sekadar peragaan busana — ajang ini juga membuka peluang bisnis nyata bagi pelaku industri fesyen, UMKM, dan ekonomi kreatif Kota Padang.

Wastra Nusantara seperti songket, sulaman, tenun, dan kriya tradisional khas Sumatera Barat diolah menjadi karya fesyen yang tidak hanya mempertahankan identitas lokal, tetapi juga dirancang untuk menembus pasar mode internasional.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, berharap dampak event ini tidak berhenti saat pelaksanaan usai. "Desainer kita semakin dikenal, produk UMKM semakin luas pasarnya, perajin semakin berdaya, dan wisatawan mendapatkan pengalaman berkesan ketika datang ke Padang," ujarnya.

Dari panggung Kota Padang, wastra Minangkabau kini melangkah menuju perhatian dunia.
(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update