Notification

×

Iklan

Iklan

Payakumbuh Luncurkan GEMPITA BERSAMA, Dorong Pekarangan Jadi Sumber Pangan Keluarga

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:27 WIB


Payakumbuh, pasbana– Pemerintah Kota Payakumbuh resmi meluncurkan program GEMPITA BERSAMA (Gerakan Pemberdayaan Masyarakat Pangan Inovatif Tangguh Menuju Konsumsi Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) sebagai strategi memperkuat ketahanan pangan berbasis rumah tangga melalui pemanfaatan lahan pekarangan.

Peluncuran inovasi tersebut dilakukan bersamaan dengan penyaluran bantuan sarana budidaya kepada 15 Kelompok Wanita Tani (KWT) dari lima kecamatan di Kota Payakumbuh. Kegiatan berlangsung di KWT Sejahtera Mandiri, Kelurahan Koto Tuo Limo Kampuang, Rabu (5/8/2026).

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, mengatakan program ini dirancang untuk mendorong masyarakat menghasilkan pangan sendiri melalui budidaya sayuran, buah-buahan, dan tanaman rempah di pekarangan rumah.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada ketersediaan bahan pangan di pasar, tetapi juga kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri. Karena itu, pengembangan Kebun B2SA menjadi salah satu fokus utama dalam program GEMPITA BERSAMA.
Sebagai bentuk dukungan, pemerintah menyerahkan bantuan berupa benih sayuran, bibit bawang merah, cabai merah, alpukat, pupuk organik, pupuk NPK, dolomit, polibag, hingga mulsa kepada kelompok penerima.

"Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan secara optimal sehingga Kebun B2SA benar-benar berkembang menjadi gerakan masyarakat yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan sesaat," ujar Rida.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Edvidel Arda, menegaskan GEMPITA BERSAMA juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat melalui penyediaan pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman dari lingkungan rumah sendiri.

Bantuan yang bersumber dari APBD Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2026 itu diharapkan mampu menjadikan Kelompok Wanita Tani sebagai motor penggerak pemanfaatan pekarangan produktif di tengah masyarakat.

Melalui inovasi ini, Pemko Payakumbuh menargetkan pemanfaatan lahan pekarangan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan keluarga, tetapi juga menciptakan sumber pangan berkelanjutan yang bernilai ekonomi bagi masyarakat. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update