PAYAKUMBUH, pasbana — Pemerintah Kota Payakumbuh mendorong jaringan alumni menjadi kekuatan baru untuk memperkuat kualitas pendidikan, terutama menghadapi perubahan teknologi yang semakin cepat. Kolaborasi alumni dan sekolah dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan yang belum sepenuhnya terjangkau anggaran pemerintah daerah.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) I Ikatan Alumni SMP 3/2 Payakumbuh di aula sekolah, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Elzadaswarman, jaringan alumni yang mencakup 61 angkatan dan tersebar di berbagai daerah merupakan modal sosial yang dapat dikembangkan untuk mendukung almamater. Kontribusi alumni, kata dia, perlu diarahkan pada kebutuhan sekolah yang jelas dan dikelola secara transparan.
“Alumni yang telah sukses berkiprah hendaknya kembali melihat dan membangun almamaternya,” ujar Elzadaswarman.
Ia mencontohkan kebutuhan sarana seperti kendaraan operasional sekolah yang dapat dipenuhi melalui kontribusi kolektif alumni.
Di sisi lain, adaptasi teknologi menjadi perhatian dalam pengembangan pendidikan. Panitia Mubes sebelumnya menggelar pelatihan artificial intelligence (AI) bagi guru dan siswa. Langkah ini dinilai relevan agar proses pembelajaran mampu mengikuti perkembangan teknologi.
Ketua Panitia Gusdian Laora menyebut ikatan alumni telah dirintis sejak 2010 dan selama ini turut membantu sarana-prasarana sekolah melalui dana urunan reuni.
Mubes I tersebut diikuti sekitar 300 peserta dari 29 angkatan lulusan 1965-2016. Agenda dilanjutkan dengan pengesahan logo, pembahasan AD/ART, serta pembentukan kepengurusan baru.(*)




