Notification

×

Iklan

Iklan

Galodo Terjang Arosuka, Jalur Padang-Solok Ditutup Sementara

Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB
 


SOLOK, pasbana — Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Sumatera Barat, Senin (21/9/2026) malam. Peristiwa yang terjadi saat hujan mengguyur kawasan tersebut membuat material batu, lumpur, dan pasir terbawa arus hingga menutup akses jalan.

Dampak bencana tidak hanya dirasakan di sekitar kompleks Kantor Bupati Solok. Material galodo juga mencapai ruas Jalan Raya Solok-Padang sehingga kendaraan untuk sementara tidak dapat melintas. Petugas mengimbau masyarakat tidak memaksakan perjalanan melalui kawasan terdampak demi menghindari risiko keselamatan.

Galodo dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Aliran air deras diduga berasal dari kawasan perbukitan atau aliran sungai di belakang kompleks perkantoran. Arus kemudian membawa material longsoran menuju kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Solok.

Kasat Lantas Polres Solok Iptu Akbar Kharisma Tanjung membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan material bencana telah menutup akses yang menghubungkan Solok dengan Padang.

“Untuk sementara jalan tidak bisa dilalui oleh kendaraan,” ujar Akbar, seperti dikutip dari laporan media lokal. 

Kondisi serupa juga dilaporkan di sekitar kompleks perkantoran. Material batu dan lumpur disebut mencapai area gerbang utama dan badan jalan yang berada di sekitar pusat pemerintahan daerah.

Bagi pengguna jalan dari arah Padang maupun Solok, petugas mengarahkan masyarakat untuk mempertimbangkan jalur alternatif melalui Padang Panjang selama ruas utama belum dapat dilalui. 

Sementara itu, proses evakuasi dan pendataan masih berlangsung. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul membenarkan galodo menerjang kompleks perkantoran Bupati Solok di Arosuka.
“Kami belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena masih dalam proses evakuasi,” katanya. 

Hingga berita ini ditulis, data resmi mengenai total kerusakan maupun kemungkinan adanya korban masih dalam pendataan petugas. Masyarakat diminta menjauh dari lokasi dan mengikuti arahan aparat hingga kondisi dinyatakan aman.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update