Notification

×

Iklan

Iklan

Green House PLN Dongkrak Produksi Melon Petani Muda Padang

Jumat, 25 September 2026 | 14:45 WIB
 


PADANG, pasbana — Pertanian tidak lagi identik dengan hamparan sawah luas. Di Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, lahan perkotaan dimanfaatkan kelompok anak muda untuk mengembangkan melon hidroponik. Dukungan PT PLN (Persero) melalui pembangunan green house kini ikut memperbesar kapasitas produksi kelompok tersebut.

Dukungan itu diberikan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Mego Hydrofarm Indonesia atau Mego.Id melalui Program Desa Berdaya Elektrifikasi Pertanian Melon. Bantuan secara simbolis diserahkan Manajer PLN UP3 Padang Rudi Hamidi kepada Ketua KUBE Mego.Id Arif Abdul Putra, Kamis (24/9/2026). 

Dari Swadaya hingga Produksi 1,1 Ton
Sebelum memperoleh dukungan PLN, Mego.Id membangun fasilitas budidaya secara swadaya melalui iuran anggota. Dengan keterbatasan sarana, panen sebelumnya hanya sekitar 300 kilogram setiap tiga bulan.

Setelah pengembangan green house, kapasitas produksi meningkat menjadi sekitar 1,1 ton melon per bulan. Kelompok tersebut mengelola lahan sekitar 9.000 meter persegi, dengan hampir separuhnya telah menggunakan sistem hidroponik. 

“Alhamdulillah mendapat dukungan untuk pembangunan green house. Untuk luas lahan secara keseluruhan sekitar 9.000 meter persegi. Hampir 50 persen dari lahan tersebut sudah menggunakan sistem hidroponik,” kata Arif.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menilai model seperti Mego.Id relevan dengan tantangan pertanian perkotaan yang menghadapi keterbatasan lahan dan tekanan alih fungsi lahan.

“Kita berkomitmen mengembangkan urban farming dengan memberdayakan komunitas-komunitas yang mempunyai semangat, kepedulian dan keinginan untuk meningkatkan perekonomian,” ujar Maigus. 

Pemkot Padang sebelumnya telah mengembangkan gerakan urban farming bersama Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat yang melibatkan 200 kepala keluarga. Pemerintah kota juga menargetkan hadirnya kelompok petani milenial di setiap kelurahan. 

Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Sumatera Barat Bambang Santoso berharap Mego.Id berkembang menjadi usaha produktif dan mandiri serta memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Kelurahan Pisang. 

Dukungan tersebut menunjukkan bahwa urban farming mulai diarahkan bukan hanya sebagai strategi memenuhi kebutuhan pangan kota, tetapi juga sebagai ruang tumbuh bagi usaha pertanian generasi muda berbasis teknologi.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update