Notification

×

Iklan

Iklan

Unand Didorong Jadi Pusat Inovasi Energi Terbarukan Sumbar

Jumat, 04 September 2026 | 22:03 WIB


PADANG, pasbana — Universitas Andalas (Unand) didorong mengambil peran lebih besar dalam pengembangan energi terbarukan di Sumatera Barat. Kampus tidak hanya dituntut mencetak lulusan, tetapi juga menjadi pusat riset, inovasi, dan teknologi untuk menjawab kebutuhan energi daerah di masa depan.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan dorongan tersebut saat menghadiri Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 Regional Sumbar di Auditorium Unand, Padang, Jumat (4/9/2026).

Menurut Mahyeldi, Sumbar memiliki potensi energi terbarukan, termasuk tenaga angin dan surya. Namun, potensi itu tidak akan banyak berarti tanpa riset, investasi, teknologi, serta sumber daya manusia yang mampu mengembangkannya.

Karena itu, ia berharap Unand menjadi salah satu pusat lahirnya gagasan dan teknologi energi masa depan. Mahasiswa didorong tidak berhenti sebagai pengguna teknologi, tetapi mampu menciptakan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin setelah hari ini lahir banyak kolaborasi antara Pertamina, Universitas Andalas, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan dunia usaha,” kata Mahyeldi.

Rektor Unand Efa Yonnedi menilai kolaborasi dengan industri menjadi penting untuk memperkuat peran kampus dalam menghadapi perubahan iklim dan disrupsi teknologi.

“Bagaimana kita ikut menjadi bagian, menjadi inovator, menjadi peneliti, menjadi mahasiswa penggerak untuk menemukan solusi-solusi baru mengatasi perubahan iklim,” ujar Efa.

Melalui PGTC 2026, Unand berpeluang mempertemukan kekuatan akademik dengan kebutuhan industri. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada forum kampus, tetapi berkembang menjadi riset dan inovasi yang dapat diterapkan untuk memperkuat ketahanan energi Sumatera Barat.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update