Notification

×

Iklan

Iklan

100 Tahun INS Kayutanam, Mahyeldi Tekankan Pendidikan Berbasis Potensi Anak

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:42 WIB
 


PADANG PARIAMAN, pasbana– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menekankan pentingnya pendidikan yang mampu mengembangkan potensi unik setiap peserta didik, bukan sekadar menyeragamkan kemampuan melalui sistem pembelajaran.

Pesan tersebut disampaikan Mahyeldi dalam Seminar Nasional memperingati satu abad Institut Nasional Sjafei (INS) Kayutanam di Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (31/10/2026). Momentum 100 tahun lembaga pendidikan tersebut dinilai relevan untuk mengevaluasi arah pendidikan di tengah tantangan zaman.

Menurut Mahyeldi, setiap anak memiliki bakat, karakter, dan kemampuan berbeda. Karena itu, pendidikan harus memberikan ruang bagi peserta didik untuk tumbuh menjadi pribadi mandiri, kreatif, serta mampu mengembangkan keunggulan masing-masing.

Ia menilai guru tidak cukup hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga berperan menggali, memotivasi, dan mengarahkan potensi peserta didik.
Mahyeldi turut mengajak dunia pendidikan menghidupkan kembali pemikiran Engku Mohammad Sjafei, pendiri INS Kayutanam, yang menekankan kemandirian, kreativitas, dan pembentukan karakter.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan INS Kayutanam, Fasli Jalal, menyebut pemikiran Engku Mohammad Sjafei memiliki semangat sejalan dengan Ki Hajar Dewantara dalam menjadikan pendidikan sebagai sarana memerdekakan manusia.

Ia berharap nilai-nilai pendidikan yang berakar pada kebudayaan sendiri tersebut terus dikembangkan agar INS Kayutanam dan Sumatera Barat dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi pendidikan nasional.

Perayaan satu abad INS Kayutanam menjadi momentum untuk mengembalikan pendidikan pada tujuan mendasar: membentuk manusia merdeka, mandiri, dan berkarakter. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update