Notification

×

Iklan

Iklan

Karnaval Baju Kuruang Basiba di Pariaman Jadi Upaya Rawat Identitas Budaya

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:11 WIB
 

PARIAMAN, pasbana— Pemerintah Kota Pariaman menjadikan pelestarian Baju Kuruang Basiba sebagai bagian dari upaya menjaga identitas budaya Minangkabau di tengah perubahan zaman. Pesan itu disampaikan melalui Karnaval Baju Kuruang Basiba yang menjadi rangkaian Festival Literasi Budaya 2026 di Kota Pariaman, Minggu (4/10/2026).

Karnaval tersebut dilepas Bunda Literasi Kota Pariaman, Yosneli Balad, dari halaman Balai Kota Pariaman. Pesertanya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari Bundo Kanduang, pendidik, pegiat literasi, orang tua, anak-anak hingga generasi muda yang mengenakan Baju Kuruang Basiba.

Yosneli mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata menampilkan busana adat, tetapi juga menjadi cara untuk mengenalkan kembali nilai yang melekat di balik pakaian tradisional Minangkabau.

Menurut dia, Baju Kuruang Basiba merepresentasikan keanggunan, kesantunan, martabat dan kehormatan perempuan Minangkabau. Karakter itu tercermin antara lain dari potongan pakaian yang longgar dan keberadaan basiba pada bagian ketiak.

Karena itu, pengenalan Baju Kuruang Basiba kepada generasi muda dinilai penting agar warisan budaya tidak berhenti sebagai simbol atau pakaian dalam kegiatan adat.

Melalui Festival Literasi Budaya, Pemko Pariaman ingin mendorong masyarakat tidak hanya mengenakan warisan budaya, tetapi juga memahami makna dan nilai yang terkandung di dalamnya. Dengan pendekatan tersebut, literasi budaya ditempatkan sebagai bagian dari upaya menjaga identitas lokal agar tetap relevan bagi generasi berikutnya.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update