Notification

×

Iklan

Iklan

Semen Padang Akhiri Kerja Sama dengan Nil Maizar Usai Kalah dari PSPS

Senin, 05 Oktober 2026 | 11:49 WIB


PADANG, pasbana— Kekalahan tipis dari PSPS Pekanbaru menjadi akhir perjalanan Nil Maizar di kursi pelatih kepala Semen Padang FC. Manajemen Kabau Sirah memutuskan mengakhiri kerja sama dengan pelatih berpengalaman tersebut setelah melakukan evaluasi terhadap kinerja tim di awal Championship 2026/2027.

Keputusan itu diumumkan tak lama setelah Semen Padang kalah 0-1 dari PSPS pada laga pekan keempat di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (4/10/2026). Gol Dimas Wicaksono pada menit ke-72 menjadi pembeda dalam pertandingan yang membuat Kabau Sirah gagal menambah poin.

Dalam empat pertandingan awal, Semen Padang sebenarnya mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Kabau Sirah sebelumnya menang 1-0 atas Persiraja Banda Aceh, bermain 1-1 melawan PSIS Semarang, kemudian menundukkan PSGC Ciamis 2-0.

Namun, hasil tersebut belum cukup untuk mempertahankan Nil Maizar. Manajemen menilai performa tim perlu dievaluasi lebih jauh, terutama setelah kehilangan poin dalam pertandingan melawan PSPS.

Manajer Semen Padang FC Braditi Maolevey sebelumnya mengungkapkan bahwa klub memiliki target untuk meraih kemenangan dalam tiga pertandingan menghadapi PSPS, PSMS Medan, dan Persikad Depok.

“Target kami memang menang untuk sapu bersih, tiga pertandingan mulai dari PSPS Pekanbaru, PSMS Medan, dan Persikad Depok. Ini kesepakatan manajemen dengan pelatih,” kata Braditi.

Pihak klub menyampaikan perpisahan dengan Nil Maizar secara profesional. “Berdasarkan hasil evaluasi manajemen, kami resmi mengakhiri kerja sama ini secara baik-baik,” tulis manajemen Semen Padang.

Klub juga mengapresiasi dedikasi sang pelatih selama menangani Kabau Sirah dan mendoakan kelanjutan kariernya.
Nil Maizar kembali dipercaya menjadi pelatih Semen Padang pada Juni 2026. Namun, kebersamaan tersebut hanya berlangsung sekitar tiga bulan.

Kini, Semen Padang harus segera menentukan pengganti Nil Maizar. Keputusan tersebut menjadi penting karena kompetisi masih panjang dan Kabau Sirah membutuhkan stabilitas teknis untuk mengejar target musim ini. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update