Notification

×

Iklan

Iklan

UPTD Damkar Lakukan Penyuluhan Bahaya Kebakaran

15 November 2016 | 21:51 WIB Last Updated 2016-12-14T07:26:39Z



Padangpanjang--Kepala UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padangpanjang Kasimin,S.Sos menyebutkan, tabung gas bukan penyebab kebakaran, tetapi adanya kebocoran gas di ruangan tertutup yang terpancik api dan bisa menjadi awal kebakaran. 

“Selama ini, masyarakat banyak beranggapan kalau tabung gas bisa menyebabkan kebakaran dan rentan meledak. Sebenarnya, penyebab kebakaran tersebut karena adanya kebocoraan gas di ruangan tertutup tanpa ventilasi udara dan akan sangat rentan jika ada percikan api,” sebut Kasimin, dihadapan puluhan peserta sosialisasi bahaya kebakaran di Aula Kantor Camat Padangpanjang Timur, Selasa 15/11.

Disebutkan Kasimin, minimnya sosialisasi yang dilakukan terhadap pemakaian tabung gas dan bahaya-bahaya yang ditimbulkan oleh tabung gas tersebut, menjadikan masyarakat tidak begitu mengetahui dan lebih sering menyebutkan kalau tabung gas merupakan salah satu penyebab kebakaran.

“Selain tentang tabung gas, kita juga menyampaikan kepada masyarakat, agar lebih hati-hati terhadap instalasi listrik. Apalagi yang telah berumur diatas 15 tahun, itu akan sangat rawan terjadi konsleting listrik,” jelas Kasimin.

Sementara itu, Asisten I Setdako Padangpanjang Sonny Budaya Putra yang membuka kegiatan sosialisasi tersebut mewakili Wali kota Padangpanjang menyampaikan, kegiatan sosialisasi yang diberikan  kepada tokoh-tokoh masyarakat di kota itu, sangat penting mengingat tingginya potensi bahaya kebakaran di Kota Padangpanjang.

“Bahaya kebakaran harus selalu disosialisasikan kepada masyarakat, mengingat besarnya kerugian yang dialami oleh masyarakat jika terjadi musibah kebakaran. Apalagi jika sampai mengakibatkan jatuhnya korban jiwa,” sebut Sonny Budaya Putra.

Sonny juga berharap kepada UPTD Damkar selaku pelaksana kegiatan sosialisasi, agar melakukan sosialisasi berkesinambungan. Sehingga, masyarakat mengetahui penyebab dan bahaya kebakaran serta penanganan jika terjadi kebakaran.

Pada kegiatan pembukaan sosialisasi juga dihadiri oleh Kepala BPBD dan Kesbangpol Erizal, Kapolsek Padangpanjang AKP.Mairijohn, Danramil Padangpanjang Kapten.Yasril Manan dan Camat Padangpanjang Timur Alber Dwitra.

Selain memberikan sosialisasi terhadap bahaya kebakaran terhadap 20 tokoh masyarakat dari Kecamatan Padangpanjang Timur dan 20 orang dari Kecamatan Padangpanjang Barat, selama dua hari itu. Juga dilakukan simulisai penanganan bahaya kebakaran oleh personil Damkar Kota Padangpanjang. (Kenzie) 

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update