Notification

×

Iklan

Iklan

Festival “Gebyar Mutiara Minang 2026”, Dorong Pelestarian Tari Tradisional Sejak Usia Dini

11 Januari 2026 | 21:58 WIB Last Updated 2026-01-11T14:58:34Z


Padang, pasbana - Festival Tari Tradisional Budaya Anak Sumatera Barat “Gebyar Mutiara Minang” Tahun 2026 mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Kegiatan ini digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu, 10–11 Januari 2026, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center dan menjadi salah satu agenda budaya yang menonjol di awal tahun.

Festival yang dirangkai dengan Lomba Tari Minang se-Sumatera Barat tersebut diinisiasi oleh Sanggar Tari Mutiara Minang. Ratusan grup tari anak dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat ambil bagian, menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda terhadap seni tradisi Minangkabau.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan bahwa seni tari tradisional memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter anak. Menurutnya, nilai-nilai disiplin, kebersamaan, dan penghormatan terhadap adat tertanam kuat melalui proses belajar tari sejak dini.

“Seni tari tradisional bukan sekadar pertunjukan, tetapi sarana pendidikan karakter dan penanaman jati diri budaya. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap budaya Minangkabau di tengah kuatnya arus globalisasi,” ujar Fadly Amran.

Penyelenggaraan festival ini dinilai relevan dengan upaya pelestarian budaya daerah yang berkelanjutan. Selain menjadi ruang ekspresi bagi anak-anak, ajang ini juga berfungsi sebagai wadah regenerasi seniman tari Minangkabau agar tetap hidup dan adaptif di era modern.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update