Notification

×

Iklan

Iklan

Oase Baru di Kota Padang: Dua Taman Hijau Jadi Ruang Bernapas Warga

12 Januari 2026 | 15:07 WIB Last Updated 2026-01-12T08:07:15Z


Padang, pasbana - Padang kini punya lebih banyak alasan untuk menghirup udara segar tanpa harus keluar kota. Sejak awal Januari 2026, Pemerintah Kota Padang resmi membuka dua ruang terbuka hijau (RTH) baru yang siap menjadi tempat bersantai, berolahraga, hingga sekadar melepas penat dari rutinitas harian.

Dua taman tersebut adalah Taman Rimbo Kaluang di Kecamatan Padang Barat dan Taman Aliran Kenangan di kawasan Padang Selatan. Keduanya dirancang sebagai ruang publik yang nyaman, hijau, dan ramah bagi semua kalangan—mulai dari anak-anak hingga lansia.

Kehadiran taman ini sekaligus menegaskan komitmen Pemko Padang dalam memperbaiki kualitas lingkungan perkotaan. Di tengah tantangan kota yang semakin padat, ruang terbuka hijau menjadi kebutuhan mendesak, bukan sekadar pelengkap. 

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan, idealnya sebuah kota memiliki minimal 30 persen ruang terbuka hijau untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan kualitas udara.

Kepala Bidang Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Chandra, menyebut kualitas pembangunan taman kali ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. 

“Kami benar-benar memperhatikan kenyamanan pengunjung, mulai dari desain, vegetasi, hingga kebersihan,” ujarnya.

Taman Rimbo Kaluang dibangun di atas lahan seluas 1.645 meter persegi, sementara Taman Aliran Kenangan memiliki area lebih luas, mencapai 2.600 meter persegi. Pepohonan rindang, jalur pejalan kaki, serta ruang terbuka yang lega membuat kedua taman ini terasa seperti oase di tengah kota.

Tak hanya mengandalkan keindahan visual, DLH juga menerapkan sistem kebersihan yang ketat. Petugas kebersihan disiagakan dalam tiga shift, mulai pagi hingga malam hari, demi memastikan taman selalu bersih dan nyaman dikunjungi. “Kebersihan adalah prioritas utama, sesuai arahan pimpinan,” kata Chandra.

Menariknya, Pemko Padang juga memberlakukan parkir gratis di kedua taman tersebut. Kebijakan ini merupakan arahan langsung Wali Kota Padang agar masyarakat bisa menikmati fasilitas publik tanpa beban biaya tambahan. 

Dinas Perhubungan turut dilibatkan untuk memastikan ketertiban di area parkir.
Lebih dari sekadar fasilitas kota, taman-taman ini diharapkan menjadi ruang interaksi sosial dan gaya hidup sehat masyarakat. Chandra pun mengajak warga untuk ikut menjaga dan merawat taman bersama-sama. 

“Taman ini milik kita semua. Kalau dijaga bersama, manfaatnya juga akan kembali ke masyarakat,” tutupnya.

Dengan hadirnya dua taman baru ini, Padang perlahan menegaskan diri sebagai kota yang tak hanya berkembang, tetapi juga peduli pada kualitas hidup warganya. (*) 

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update