Notification

×

Iklan

Iklan

Menanti Tokoh Utama

13 September 2019 | 14:18 WIB Last Updated 2019-09-13T07:18:00Z
Penulis: Sayid Af Ghani (Wartawan Muda)




Meskipun sisa tahun 2019 hanya akan ditemani oleh hujan yang berkepanjangan, sekiranya masih ada pelantikan pejabat untuk ekselon Tiga di Daerah Pasaman. Setelah itu, 2019 hanya akan menyisakan kenangan penting yang tak ikut hanyut terbawa arus oleh derasnya hujan berkepanjangan, mengisi ruang yang tersisa di dalam ingatan kolektif manusia di tahun-tahun yang akan selalu berdatangan.

Begitulah adanya bagi sebagian Pejabat yang dilantik, akan mendapatkan tempat utama. Namum bagi Pejabat yang tidak dilantik, akan meyisakan harapan dan hilang ditelan bumi secara tiba-tiba layaknya musim kemarau yang habis digilas hujan.

Lain halnya yang dilakukan Bung Gani, Ia justru tidak lagi merasa bersemangat dengan pelantikan di lakukan disisa tahun 2019 ini. Semua itu ia letakkan jauh-jauh dari dirinya, sebab saat ini ia hanya memikirkan tema cerita apa yang akan ia tulis sembari menantikan kedatangan bulan September tahun 2020. Dimana sejak awal tahun 2020 ini akan ditabuhnya genderang Politik menuju Pilkada serentak se Indonesia.

Segala sesuatu telah ia persiapkan, mulai mencari nama tokoh-tokoh dalam cerita fiksinya, gambaran alur dalam tema yang akan ia tulis, sampai kepada penyelesaian
sebuah cerita.

Tak jauh beda dengan tahapan Pilkada yang sudah ditabuh oleh KPU, seorang penulis  juga mempersiapkan karakter isi cerita. Hanya saja kalau KPU harus sesuai dengan undang undang yang telah di tetapkan oleh negara, sementara penulis memiliki tahapan tahapan untuk sampai kepada kesimpulan sebuah cerita.

Bagi penulis hal yang utama yang harus ia lakukan adalah memperhatikan karakter tokoh utama, mulai dari memperhatikan pertumbuhan, kedewasaan, cinta, kebebasan, kematian dan lainnya. Dari karekter tokoh utama inilah akan menentukan tema umum cerita, serta merujuk ke bagian struktur cerita.

Memeperharikan fisik, emosi, intelektul, sosial sikologis, dan pritual karakter utama adalah hal terpenting. Dimana semakin sempurna atribut krakter utama akan melahirkan banyak adegan yang akan ia perankan. Atribut yang sempurna juga mengenai apa yang disukai oleh pembaca.

Selama penantian yang terasa amat lambat itu, Bung Gani juga mengalami kegelisahan yang mendalam layaknya kegelisahan yang dialami oleh tokoh-tokoh di dalam cerita fiksinya. Terhitung September 2019 sampai kepada Januari 2020 adalah waktu yang teramat singkat bagi dia untuk mengamati karakter utama, apalagi harus melakukan kontrak dengan tokoh utama tersebut.

Bagi Bung Gani, 5 tahun lebih berkarya dibidang jurnalistik, dan meramu kisah menjadi sebuah cerita fiksi bukanlah perkara mudah. Apalagi setiap hari harus memperhatikan karakteristik tokoh utama yang ia kembangkan dalam sebuah cerita. Ditambah minimya alat dan fasilitas untuk menulis, namum tidak merubah semangat nya untuk tetap berkaya, meskipun kadang karya yang ia tulis sering di tolak redaksi untuk di tebitkan. Namun banginya perkara menulis adalah sudah menjadi kawajiban apa lagi sudah menjadi kan Wartawan sebagai profesinya.