Notification

×

Iklan

Iklan

Pilkada Usai Silaturahim Kembali Dirangkai

11 Desember 2020 | 09:44 WIB Last Updated 2020-12-11T02:45:50Z

 


Syaddam Anelka Abdillah


Pasbana.com -- Rabu 9 Desember ini merupakan Puncak dari perhelatan pesta Demokrasi dibeberapa daerah di Indonesia termasuk Sumatera Barat secara Khusus, tentunya setelah pencoblosan usai di hari yang sama kita sudah mendapatkan gambaran kasarnya siapa yang akan memimpin Provinsi, Bupati dan Walikota di daerah kita masing-masing. 


Dan siapapun yang terpilih menjadi Gubernur itulah gubernur kita bersama,  serta siapa yang menang menjadi Bupati/Walikota itulah pemimpin kita bersama, bukan milik Partai atau timsesnya saja,  tetapi adalah milik daerah dan masyarakat di kawasan tersebut. 


Namun walaupun pesta ini sudah usai,  ada sisa-sisa yang masih tinggal yaitu disebabkan oleh perbedaan pilihan menimbulkan perselisihan baik itu secara langsung maupun melalui medsos, sehingga hubungan yang awalnya erat akhirnya merenggang bahkan ada yang sampai pakai kekerasan. 


Padahal Islam sudah mengajarkan kepada kita melalui Rasulullah saw


وَعَنْ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ رضي الله عنه قالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللَّه صلى الله عليه و سلم : “لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ” يَعْنِي: قَاطِعَ رَحِمٍ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.


Dari Jubair bin Muth‘im Radiyallahu anhu ia berkata: Rasulullah Sallallahu Alayhi Wasallam bersabda: “Tidak akan masuk surga orang yang memutus silaturahim.” (Muttafaqun ‘alaih).


Hadits ini merupakan ancaman bagi orang yang memutuskan silaturahim yaitu tidak masuk surga, Apalagi putusnya akibat Pilkada, terlalu murah harga Syurga kita gadaikan karena pilkada saja.


Ini menunjukkan bahwasanya permasalahan adab atau akhlak adalah permasalahan yang penting untuk selalu kita kedepankan dan kita jaga jangan dirusak karena berbedanya pilihan.


Hal seperti ini tentunya tidak Bagus,  baik dari sudut pandang Agama maupun Sosial. Mari kita laksanakan tagar "Pilkada Badunsanak" yang dibuat KPU Sumatera Barat sebelum dimulainya pesta demokrasi ini. 


Mari kita rajut kembali silaturahim yang sempat renggang disebabkan beda pilihan, dan mari kita tatap masadepan yang lebih baik untuk kemajuan kita bersama, Pilkada usai Silaturahim mari kembali kita rangkai. 


Selamat kepada Cakada yang terpilih  semoga bisa mengemban amanah dengan sebaik mungkin dan bisa menjalankan semua Visi dan Misinya dengan baik.


Salam Pilkada Badunsanak, Salam untuak Ranah Minang. (")