Notification

×

Iklan

Iklan

Ruang Kreativitas Tanpa Batas Pemuda Sago Gelar Pertunjukan Seni

09 Januari 2021 | 13.19 WIB Last Updated 2021-01-09T06:20:00Z


Padang Panjang– Kendati diguyur hujan, pertunjukan Ruang Kreativitas Tanpa Batas yang digelar Pemuda Sago, Kelurahan Ngalau, Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT) tetap jalan. Gelaran acara yang dilaksanakan Jumat malam (8/1) tadi ini, mendapat respon luarbiasa dari warga.


Bertempat di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, berbagai atraksi seni dipertontonkan pemuda pemudi Sago di hadapan masyarakat Ngalau dan sekitarnya. Meskipun hujan, semangat yang ditampilkan mereka, membuat penonton larut  dalam kegembiraan.


Acara dibuka  penampilan Tari Pasambahan, disusul Tari Indang yang diperagakan anak-anak usia 5-6 tahun. Di samping itu, juga ada Tari Piriang, Tari Kipeh dan puncaknya penampilan drama berjudul Umbuik Mudo.




Ketua Pelaksana, Irwan Andi mengatakan, kegiatan ini sudah dipersiapkan sebulan lalu. "Anak-anak muda Sago mempersiapkan segala sesuatunya sehingga kegiatan ini betul-betul sempurna. Terimakasih kami ucapkan kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini. Tanpa itu semua, kegiatan ini tidak akan berjalan sebagaimana yang kita harapkan. Ke depan, kami bertekad akan tetap menjaga konsistensi kita dalam merawat kebudayaan melalui kegiatan-kegiatan serupa," paparnya.


Sekretaris Camat PPT, Gusrial, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan, pihak kecamatan selalu mendukung setiap bentuk kreativitas yang digiatkan masyarakat. 


"Sebagai perpanjangan tangan walikota, kita akan terus menyokong segala bentuk kreativitas masyarakat. Baik itu di bidang seni, budaya, olahraga, agama, dan sebagainya.  Kita juga akan mengupayakan agar masyarakat saling bersinergi, supaya kesadaran terhadap wisata kita semakin baik lagi ke depannya. Ini momen yang sangat baik, bagaimana kita berupaya mengembangkan wisata edukasi di setiap kelurahan yang ada di PPT,” sampainya.




Atas program pemuda ini, Ketua LPM  Ngalau, Raflis  berpesan agar kegiatan ini jangan berhenti sampai ini saja. "Ini tugas kita bersama dalam menumbuhkembangkan potensi-potensi yang ada di Ngalau. Banyak sekali SDM-SDM yang dapat dihandalkan dalam membudayakan kembali kesenian tradisional kita,” ujarnya. 


Sebagai LPM, tambah Raflis, pihaknya akan mendorong semangat-semangat anak muda yang peduli terhadap kesenian ini. “Ini adalah aset yang berharga, mesti dijaga dan dirawat dengan baik,” paparnya.




Senada dengan Raflis, Lurah Ngalau, Dani Afriko menyebutkan, kegiatan serupa ini adalah momen yang ditunggu-tunggu. “Dengan adanya kegiatan seperti ini, akan membuat waktu anak-anak kita dalam bermain gadget menjadi berkurang. Efektivitas dari sebuah kreativitas akan memunculkan generasi yang peduli sesama, kerjasama, jiwa sosial terpupuk dengan sendirinya sebagai bentuk perwujudan dari kejayaan Padang Panjang," ucapnya.


Atas kesuksesan kegiatan ini, ada rencana warga untuk membentuk Pokdarwis.  Hanya saja  format dan ciri khas yang diusung akan berbeda dari desa wisata lainnya. “Sebab, bukan tidak mungkin potensi yang ada, akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat sekitarnya,” kata Peri, Ketua RT 8 Ngalau. (rilis)

×
Berita Terbaru Update