Notification

×

Iklan

Iklan

Seperti Tidak di Inginkan Lahir di Bumi Serambi Mekah

20 Maret 2021 | 02:02 WIB Last Updated 2021-03-19T19:02:05Z
Ketua Karang Taruna Kota Padang Panjang Muhamad Gandhi



Opini -- Karang Taruna tampak tidak begitu mampu menunjukan eksistensi nya di tengah-tengah masyarakat kota Padang Panjang. dengan beberapa faktor yang menyebabkan organisasi sosial kepemudaan itu tidak begitu terlihat keaktifannya, di antaranya paradigma masyarakat kota dua kecamatan ini yang menganggap karang taruna itu hanyalah sebatas panitia acara HUT RI, atau sebatas panitia lomba-lomba antar Rt atau kelurahan saja.

 

Di samping itu lemahnya daya minat generasi muda untuk aktif bergerak di organisasi itu juga di picu oleh komunikasi yang kurang intens antar pihak pemerintah dengan warga karang taruna nya.


Ketua Karang Taruna Kota Padang Panjang Muhamad Gandhi mengaku kewalahan, dengan kondisi organisasi yang seperti ini seharusnya semua jajaran pembina dan MPKT mengambil langkah dan peran serta dukungan agar bagaimana karang taruna dapat tumbuh dan berkembang serta mampu menjadi karang taruna percontohan minimal di tingkat provinsi. 


Sementara itu sekretaris umum karang taruna kota Padang Panjang Imam Munandar, S.sos.I,S.sn menilai kepengurusan karang taruna kota Padang Panjang masa bakti 2020-2021 ini, Ibarat membangkit batang tarandam. "kita tidak mulai dai Nol, kita mulai dari minus" begitu ungkapan dari pemuda yang bergelar Datuak Indo Basa dari suku Koto Nagari Gunuang itu. 


Beberapa pengurus karang taruna di tingkat kota pun mengeluarkan ungkapan yang hampir senada dengan ungkapan ketua dan sekretaris karang taruna kota Padang Panjang tadi, jangankan untuk berkegiatan sesuai dengan ide dan gagasan, untuk mengadakan Rapat kerja saja pihak Dinas Sosial PPKB PPPA sudah mengatakan tidak ada anggaran kepada kami, begitu ungkapan dari salah satu Wakil ketua Bidang Karang Taruna kota Padang Panjang.


Semenjak di lantik pada senin, 12 Oktober 2020 yang lalu, Karang Taruna tidak dapat menunjukan perkembangan yang signifikan. Pertemuan-pertemuan internal pengurus saja hanya baru 3 kali di laksanakan,  pembinaan dan monitoring ketingkat kecamatan dan kelurahan pun belum sempat di lakukan, mengingat anggaran karang taruna kota Padang Panjang yang boleh di katakan sangat minim yaitu berkisar di angka 9 juta untuk tahun 2021 ini.


Ditambahkan lagi, Ketua Karang Taruna Kota Padang Panjang sangat berharap agar pemerintah kota dapat lebih serius memberikan perhatian dan dukungan baik secara moril atau pun secara materil terhadap karang taruna. Dengan memberikan fasilitasi yang sepantasnya, seperti yang telah di lakukan pemerintah kota Padang Panjang kepada lembaga masyarakat yang lain nya.



(Muhamad Gandhi)