Notification

×

Iklan

Iklan

Kematangan Diri dan Kedewasaan Bersikap, Bagaimanakah Dibentuk?

24 Agustus 2021 | 14:56 WIB Last Updated 2021-08-24T10:53:49Z

Oleh : Satria Asmal,SP,CHt,CI (*


Pasbana.com --  Seringkali orang mengidentikkan kematangan berfikir dan kedewasaan bersikap dibentuk oleh pertambahan usia. Mungkin pembaca ada yang sepakat dengan ini.
Namun itu tidak sepenuhnya benar, bisa iya bisa tidak,.....loh?

Yup! Usia bukanlah indikator mutlak untuk kematangan berfikir dan kedewasaan bersikap seseorang. Walaupun pada kondisi tertentu ini  menjadi acuan, namun fakta lapangan membuktikan ini tidak sepenuhnya benar.

Usia hanyalah pertambahan umur fisiologis seseorang, usia hanyalah perjalanan waktu yang dihabiskan oleh seseorang menjalani hidup.

Kematangan diri (self maturity) merupakan kemampuan individu dalam mengaktualisasikan dirinya yang ditandai dengan pribadi yang selalu berjuang demi mencapai masa depan, berani, tekun, mandiri dan berkomitmen terhadap apa yang menjadi tanggung jawabnya, serta  senantiasa menjaga sikapnya kepada orang dlain.

Diantara ciri Kepribadian yang Matang adalah, 

1. Perluasan Perasaan Diri. 
Seseorang yang berkepribadian matang, tidak hanya berfikir tentang dirinya ( egois) namun, telah terbentuk perluasan perasaan didalam dirinya menuju hal hal yang diluar dirinya, diluar kepentingan nya. Perasaan nya mulai menjangkau wilayah kepedulian, kebersamaan, kedermawanan, bertanggung jawab, meolong sesama dan hal hal lain yang diluar dirinya.

2. Memiliki Relasi Sosial yang Hangat. 
Kematangan diri ditandai dengan mudahnya bergaul, humble,low profile, menyenangkan, dan pandai membangun komunikasi dengan hangat. Sehingga siapapun yang berinteraksi dengan nya merasakan kehangatan relationship itu. Merasakan luapan kematangan itu. Seseorang yang memiliki kematangan diri tidak terjebak dalam kubangan masalah, namun selalu berorientasi pada usaha mencari solusi

3. Stabilitas Emosional.
   
Kematangan diri ditandai dengan stabilitas emosi, kemampuan untuk mengontrol dan mengendalikan emosi. Umar bin khattab pernah berkata, "_orang yang kuat itu bukanlah yang mampu menumbangkan lawan nya, namun orang yang mampu mengendalikan diri dan  amarahnya.

Jadi, kekuatan diri itu tidak ditandai hanya dari kekuatan fisik. Sebenarnya bisa saja seseorang itu mampu melampiaskan kemarahan nya, kejengkelan nya, kekesalan nya dengan marah, mencaci maki, membentak bentak, namun dia tidak memilih jalan itu. Dia memilih mengontrol emosinya, dia lebih memilih diam,walaupun doa sanggup melampiaskan semua itu.
Itulah kematangan diri, yang memiliki kekuatan tersendiri dalam dirinya. Dia mampu tetap tersenyum disaat masalah datang menghantamnya, karena kematangan diri membuatnya dewasa dalam berfikir

4. Persepsi Realistis. 

Memiliki pendapat realistis, apa adanya, adalah ciri ciri kemtangan diri, dia tidak suka mengada ngada dan apalagi sampai terkesan hiperbola menyikapi sesuatu. Kematangan diri melahirkan penyikapan yang proposional dan kearifan yang menyejuk kan.
 
5. Kearifan dan tanggungjawab

Seorang yang memiliki kematangan diri, bersikap arif dan bertanggung jawab. Menjalankan konsekwensi atas sikap yg dilakukan. Bertanggung jawab atas segala tindakan, dan proaktif serta solutif dalam menggadpi permasalahan. 

Lalu bagaimana kematangan bersikap dan kedewasaan berfikir dibentuk?

Kematangan bersikap dan kedewasaan berfikir sejatinya dibentuk oleh pemahamaan dan cara pandang (mindset)

Semakin kuat pemahaman seseorang maka akan membentuk pola fikir yang baik, akan membentuk mind set yang konstrukstif dan solutif.

Pemahaman yang benar kan sesuatu melahirkan fikiran positif. Fikiran positif akan membentuk sikap.

Pemahaman yang benar akan membentuk fikiran positif, fikiran positif akan melahirkan ide dan produk pemikiran dan cara pandang, produk pemikiran dan cara pandang akan menghadirkan sikap dan perbuatan.

Pada akhirnya, Berfikir dan bersikap dewasa, lahir dari kokohnya pemahaman dan baiknya cara pandang.

Semakin seseorang memiliki pemahaman yang Baik dan benar Maka akan semakin membentuk kepribadian diri nya. Kematangan berfikir dan kedewasaan bersikap..!

Salam positif, Salam Bahagia..
Make Your life Spectacular....

πŸ™πŸ™πŸ™πŸ‘

*) Direktur Specta Indonesia dan Master Trainer Spiritual Hypnotheraphy