Notification

×

Iklan

Iklan

Dengan Prokes Ketat, Pilwana Serentak di Padang Pariaman Digelar

31 Oktober 2021 | 18.04 WIB Last Updated 2021-10-31T11:04:43Z

Padang Pariaman --  Sebanyak 29 nagari di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan pemilihan wali nagari (Pilwana) serentak dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. 


"Alhamdulillah pelaksanaan Pilwana di Padang Pariaman menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, hand sanitizer, masker, tempat cuci tangan, juga ada yang terlihat menggunakan pelindung wajah," kata Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman selaku Tim 4 Pemantau Pilwana Yutiardi Rivai di Sungai Limau, Minggu (31/10) . 


Pelaksanaan Pilwana dengan menerapkan prokes tersebut sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 19 Tahun 2021 sehingga pesta demokrasi di tingkat nagari di daerah itu bisa dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19.


Agar aturan tersebut berjalan maka Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman membentuk 14 tim untuk memantau Pilwana di daerah itu sehingga pelaksanaan pesta demokrasi di tingkat nagari dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan prokes.


Ia mengatakan sebagai tim 4 yang memantau Pilwana di Nagari Kuranji Hulu dan Kuranji Hilir pihaknya melihat pelaksanaannya berjalan aman dan lancar serta pelaksanaan prokes yang baik.


Ia meminta kepada wali nagari terpilih nantinya dapat membantu pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19 dan menyosialisasikan manfaat vaksinasi sehingga pandemi dapat berakhir. 


"Kami sangat berharap kepada wali nagari terpilih nantinya dapat membantu pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran COVID dengan vaksin dan kalau bisa menunda pengurusan warga di nagari jika belum vaksin," ujarnya.


Ia menyebutkan saat ini realisasi vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Padang Pariaman mencapai 21,9 persen yang jika dibandingkan dengan kabupaten dan kota lainnya di Sumbar maka peringkat capaian daerah itu sudah meningkat. 


"Tiga atau empat hari yang lalu posisi Padang Pariaman berada pada nomor terakhir sedangkan sekarang sudah dua terakhir," katanya. 


Ia menyampaikan peningkatan tersebut karena kerja sama dari sejumlah pihak baik Polres dan TNI yang pihak lainnya yang berada di daerah itu. 


Ia mengimbau warga di daerah itu untuk bersedia vaksinasi COVID-19 dan jangan mudah terpengaruh dengan isu negatif yang dapat menghambat program pemerintah untuk mengakhiri pandemi COVID-19. (Rilis) 
×
Berita Terbaru Update