Notification

×

Iklan

Iklan

Mantan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Jadi Rektor Universitas Adzkia

02 Oktober 2021 | 17:51 WIB Last Updated 2021-10-02T10:51:49Z


Padang -  Setelah resmi menjadi universitas melalui Surat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 410/e/0/2021, Universitas Adzkia Padang memberikan amanah kepada Irwan Prayitno sebagai rektor pertama di Universitas Adzkia Padang. 


Irwan mengatakan Adzkia sebagai lembaga pendidikan terus melakukan  pengembangan diri.


Diawali dari Diploma PGTKI pada 1994, kemudian menjadi Akademi Kependidikan Islam Adzkia (AKIA) pada 2003 diserahkan kepada pengurus Adzkia pada Kamis (30/9/2021).


"Saya tidak jauh-jauh dari dunia pendidikan," kata Irwan Prayitno dikutip dari Kompas.com, beberapa waktu lalu. 


Irwan yang menyandang gelar guru besar itu juga pernah menjadi anggota DPR RI tiga periode.


Irwan juga menjadi pendiri Yayasan Pendidikan Adzkia yang menaungi pendidikan dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga universitas.


Irwan mengatakan Adzkia sebagai lembaga pendidikan terus melakukan pengembangan diri.


Diawali dari Diploma PGTKI pada 1994, kemudian menjadi Akademi Kependidikan Islam Adzkia (AKIA) pada 2003.


Kemudian menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) pada 2006, lalu berubah menjadi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Adzkia pada 2009.


Kemudian, 12 tahun setelah itu, tepat pada akhir September 2021, STKIP Adzkia menjadi Universitas Adzkia.


“Pengembangan ini seiring dengan kesiapan sumber daya Adzkia yang dari waktu ke waktu semakin meningkat, dari segi kualitas dan kuantitas,” kata Irwan.


Sekarang, menurut Irwan, Universitas Adzkia sudah memiliki 8 program studi, yaitu PG-PAUD, PGSD, Pendidikan Fisika, Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Indonesia, Sistem Informasi, Informatika, dan Teknik Industri.


Menurut Irwan, pada revolusi industri 4.0 terjadi lompatan besar bagi sektor industri, di mana teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan sepenuhnya.


Tidak hanya dalam proses produksi, melainkan juga di seluruh rantai nilai industri, sehingga melahirkan model bisnis yang baru dengan basis digital, guna mencapai efisiensi yang tinggi dan kualitas produk yang lebih baik.


"Ketiga prodi baru Universitas Adzkia ini menjawab kebutuhan tersebut," kata Irwan. (Rilis)