Notification

×

Iklan

Iklan

Group Pidato Adat Pincuran Madok Pulang Nagari Taruang - Taruang Terbaik 3 Pada Lomba Pidato Pasambahan Adat Sekabupaten Solok

20 Desember 2021 | 18.34 WIB Last Updated 2021-12-20T11:34:08Z


SOLOK ,-  Grup Pidato pasambahan Adat Nagari Taruang - Taruang Pincuran Madok Pulang, mewakili kecamatan IX koto Sungai lasi tampil terbaik 3 dalam lomba pidato pasambahan sekabupaten Solok. Minggu (19/11/2021) di dermaga Singkarak 


Sementara terbaik 1 diraih oleh group Batu Nan Limo Nagari Cupak Kecamatan Gunung Talang dan terbaik 2 diraih oleh Nagari Supayang kecamatan Payung Sekaki. 


Grup Pidato Pasambahan Pincuran Madok Pulang Nagari Taruang - Taruang  sebagai Koordinator Group adalah Dasril Malin Marah  berhasil Meraih Peringkat ke 3 dari kecamatan lain dalam lomba Pidato Pasambahan yang dilaksanakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok dalam rangka memeriahkan Hari Ibu yang ke-93.


Lomba pidato pasambahan diikuti utusan 14 Kecamatan di Kabupaten Solok, setiap kecamatan diwakili satu grup dengan anggota 10 orang. Terang Natarzan staf kecamatan IX koto Sungai lasi kepada pasbana.com. Senin ( 20/12/2021)


Natarzan  yang juga merupakan Pemuka masyarakat nagari taruang -taruang juga mengatakan bahwa kegiatan ini juga dihadiri oleh Camat IX koto Sungai Lasi Drs Musfian. MM dan Sekcam Alek yulita, S. Sos. MM mendampingi langsung perlombaan ini di Dermaga Singkarak serta turut hadir Dasril Malin Marah Sebagai  koordinator Group Pidato Adat Pincuran Madok Pulang 


Wali Nagari Taruang - Taruang Rushimal ulya, S.Pd  Berharap, agar grup ini tidak berpuas diri dengan kemenangan yang baru diraih.semoga terus meningkatkan kemampuan dengan terus berlatih. Kegiatan Pembinaan Group Pidato Pasambahan Pincuran Madok Pulang ini Sudah lebih kurang satu tahun kita bina serta Pidato pasambahan ini dapat ditularkan dan diikuti oleh generasi muda sebagai kader penerus dalam pelestarian adat dan budaya." terangnya


Lomba ini di buka oleh Bupati Solok Epyardi Asda.M.Mar dalam sambutannya mengatakan, sebagai putra daerah ia berharap pelestarian adat dan budaya terus dijalankan. Karena menurutnya, diperlukan peran berbagai pihak untuk merawatnya.

 

“Saya sangat apresiasi dengan kegiatan ini. Tak hanya peran Pemerintah daerah, tapi juga peran niniak mamak, alim ulama, bundo kanduang, tokoh masyarakat, tokoh pemuda agar tradisi budaya yang telah ada hendaknya dijaga, dirawat,”katanya. 


Ia juga menjelaskan, adat dan budaya termasuk dalam program yang ia fokuskan. Bahkan dalam visi misinya mambangkik batang tarandam tradisi budaya di Kabupaten Solok bakal ia bangkitkan dan kembangkan.

 

“Semua sudah masuk dalam tujuan saya mambangkik batang tarandam. Dimana kampung halaman kita ini mesti jauh maju dalam menjaga tradisi budaya. Jangan budaya ini sampai punah,”kata Epy Seperti dikutip dari mungguang news. (Nal)

×
Berita Terbaru Update