Notification

×

Iklan

Iklan

Kuflet Luncurkan dan Bedah Buku Puisi "Sumbu" Minggu ini, Mari Hadiri Bersama!

22 Februari 2022 | 11.00 WIB Last Updated 2022-02-22T04:00:19Z


Padang Panjang | pasbana -- Tiada pernah lelah untuk terus berkarya. Itulah kalimat yang layak disematkan kepada Komunitas Seni Kuflet yang diprakarsai oleh Penyair kondang Dr. Sulaeman Juned ini.

Dan bagi Anda para pecinta dan penikmat sastra, layak menjadi daftar agenda even yang perlu dikunjungi adalah acara peluncuran buku antologi puisi bertajuk "SUMBU" bertempat di  Sekretariat Kuflet - Kampung Jambak Padang Panjang, pada Minggu (27/02/2022) mendatang.

"Kami akan meluncurkan buku antologi puisi bertajuk "SUMBU" yang berisi puisi-puisi Penyair anggota dan alumni Kuflet,"  ungkap Ketua Panitia Acara, Sherly Ekaputti Arnas disela-sela persiapan acara, Selasa (22/02).

Sherly menambahkan bahwa buku yang dieditori oleh Sulaiman Juned  bersama Muhammad Subhan ini berbicara  tentang realitas sosial yang menjadi realitas sastra. Dan untuk Kata Pengantar, Penulis yang juga Penyair Ubaidillah Al Anshori  memberikan tanggapan dan pandangannya dengan buku antologi puisi ini.

Dan diakhir pekan ini, "Sumbu" akan dibedah oleh dua Kritikus Seni yakni Dr. Asril Muchtar, S.Kar., M.Hum dan Dr. Sahrul N, S.S., M.Si dengan moderator acara adalah Muhammad Subhan. 

"Mari hadiri acara bedah buku puisi ini yang akan menguraikan tentang kiat dalam membaca dan mengupas puisi-puisi warga Kuflet, " ajak Sherly, penyair yang belajar di Kuflet ini.

Sherly menambahkan bahwa buku ini memberikan pesan bahwa siapapun itu,  apapun itu bisa menjadi penerang bagi sekitarnya. Acara peluncuran dan bedah buku puisi ini dapat meningkatkan semangat berliterasi.

"Kami mengundang kawan-kawan yang terbiasa ataupun sudah lama tidak menulis ,  dan mengundang mereka yang baru mengenal dunia kepenulisan untuk bisa lebih mengasah minat dan bakatnya melalui acara ini," imbuh Sherly.

Nhela Febri Yasmi anggota komunitas seni Kuflet menambahkan bahwa kegiatan ini sangat positif bagi anggota. 

" Dengan adanya Buku Antologi Puisi "Sumbu" ini,  karya-karya kami dapat terdokumentasikan , dan bisa menjadi pembelajaran yang berharga di Kuflet, kami belajar menulis puisi, cerpen, novel dan naskah lakon serta esai. Juga belajar teater dan senirupa sebagai bekal kehidupan, " tuturnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Mursyidiq Sekretaris Umum Komunitas Seni Kuflet mengatakan peluncuran buku "Sumbu" ini selain menambah kekayaan khazanah sastra, juga menambah kekayaan pemahaman teknik menulis bagi masyarakat yang ingin memulai menulis.

" Kuflet menjadi wadah untuk belajar, dan berdiskusi mengenai sastra, teater dan senirupa, " paparnya.

Komitmen untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi dunia literasi diungkapkan oleh Pendiri sekaligus Pembina Komunitas Seni Kuflet, Sulaiman Juned .

"Komunitas Seni Kuflet, insyaAllah setiap tahun akan menerbitkan satu antologi puisi khusus untuk anggota dan alumni Komunitas Seni Kuflet. Satu lagi antologi puisi penyair Indonesia. Jadi, Kuflet akan menerbitkan dua buku dalam setiap tahun, " tegas Pendiri Kuflet dan Sastrawan yang menjadi Editor Kumpulan Puisi Sumbu ini. (Tari/***)
×
Berita Terbaru Update