Notification

×

Iklan

Iklan

Bank Nagari Ganti Dana Nasabah Korban Skimming Sekitar 1,5 Milyar Rupiah

12 Mei 2022 | 20.46 WIB Last Updated 2022-05-12T13:46:57Z


Padang, pasbana --Bank Nagari secepatnya akan melakukan penggantian dana sebanyak 141 nasabah yang terdampak kejahatan skimming paling lambat selesai 20 hari kerja. Total kerugian akibat kejahatan skimming ini diperkirakan mencapai dekitar Rp 1,5 miliar. 


“Intinya kami akan mengganti seluruh dana nasabah yang terdampak skimming ini,” kata Direktur Utama Muhamad Irsyad dalam jumpa pers dengan media di Padang, Kamis (15/5).


Sebelum proses penggantian, Pihak Bank Nagari akan melakukan proses verifikasi terlebih dahulu


“Jadi kami sesegera mungkin membayarkan penggantian seluruh dana nasabah yang terdampak skimming. Para nasabah tersebut sudah kami hubungi untuk datang ke kantor Bank Nagari,” jelasnya.


Dijelaskan, untuk proses penggantian dana ini, masing-masing nasabah terdampak, mengisi beberapa form yakni form pengaduan dan surat pernyataan.


“Setelah semua itu dilengkapi maka proses verifikasi akan dilaksanakan dan sesegera mungkin diganti dana nasabah tersebut,” terangnya.


Muhammad Irsyad dalam jumpa pers yang juga dihadiri oleh Direktur Keuangan Sania Putra, Direktur Kredit dan Syariah Gusti Chandra, Komut Benni Warlis, Komisaris Manar Fuadi serta Ketua PWI Sumbar Heranof Firdaus, juga menerangkan ihwal kejadian pada tanggal 5 Mei 2022, saat adanya pengaduan dari salah seorang nasabah. Namun akhirnya menjadi viral setelah muncul di media sosial.


“Ada tiga mesin skimmer yang dipindah-pindahkan letaknya ke ATM yang ditujukan oleh pelaku kejahatan tersebut,” sebutnya.


Skimming adalah pencurian informasi dari kartu kredit dan debit. Biasanya pelaku skimming memasang alat skimmer di lubang mulut mesin ATM maupun di mesin gesek EDC. Kemudian alat skimmer nantinya menyalin sejumlah data, mulai dari PIN, sampai jumlah saldo dari magnetic stripe yang terdapat pada kartu ATM nasabah.


Pada umumnya yang kena adalah nasabah yang memakai ATM dengan magnetic stripe. Sehingga, Irsyad menuturkan, mulai saat ini, Bank Nagari akan mengganti semua ATM magnetic stripe dengan yang menggunakan chip.


Muhamnad Irsyad meminta agar nasabah tetap tenang. Bank Nagari juga sudah melaporkan hal ini pada kepolisian, serta berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan OJK.


Selain itu, Dia mengimbau nasabah untuk menggunakan layanan digital perbankan melalui mobile banking Bank Nagari.


“Sehingga mengurangi penggunaan kartu ATM. Risiko menjadi korban kejahatan skimming bisa dihindari,” imbuhhya.


“Nasabah yang menjadi korban skimming untuk segera melapor ke call center t Bank Nagari atau langsung ke customer service Bank Nagari,” ujar Direktur Keuangan Sania Putra. (rilis) 

×
Berita Terbaru Update