Notification

×

Iklan

Iklan

Geger Nasi Padang Babi, Gubernur Mahyeldi: Bertentangan dengan Falsafah Minangkabau

11 Juni 2022 | 22.01 WIB Last Updated 2022-06-12T13:03:47Z


pasbana.com
-- Persoalan munculnya Restoran Babiambo yang menjual sejumlah varian masakan Padang dari daging babi, menggemparkan masyarakat Sumatera Barat.


Gubernur Mahyeldi juga telah meminta kepada Ikatan Keluarga Minang (IKM) di Jakarta untuk mengecek dan mengetahui tujuan dan maksud dari pemilik usaha itu, untuk membuat masakan Padang yang menggunakan daging babi.


"Adanya Nasi Padang Babi itu jelas bertentangan dengan falsafah orang Minang, adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah," katanya, Jumat 10 Juni 2022.


Menurutnya orang Minang ataupun masakannya dapat dipastikan semuanya halal. Kini dengan munculnya masakan Padang dengan varian daging babi, dinilai turut mencemarkan nama baik masakan Padang.


Untuk itu dengan munculnya Nasi Padang Babi itu, dinilai tidak sesuai dengan falsafah orang Minang, atau pun masakan dari Padang itu sendiri.


"Saya berharap IKM menelusuri hal ini sampai tuntas," tegasnya.

Dan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyendi Ansharullah mengusulkan agar Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) membuat sertifikasi untuk usaha masakan Minang. 


Merespons usulan itu, Ketua DPP Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Andre Rosiade mengatakan pihaknya sudah menjalankan program sertifikasi itu.


"Jadi memang IKM sudah membuat program sertifikasi dan itu sudah dijalankan, sudah mulai dijalankan, tapi memang belum maksimal," kata Andre Rosiade kepada wartawan, Sabtu (11/6/2022).

Namun demikian, Andre mengatakan nasi Padang babi itu harus dijadikan pelajaran. Andre menyebut IKM akan memasifkan proses sertifikasi itu.


"Nah dengan kejadian Babiambo tentu ini harus menjadi pelajaran kita semua di Ikatan Keluarga Minang untuk segera akan lebih giat kali kami di DPP IKM akan berkoordinasi dengan DPD IKM kota/kabupaten di seluruh Indonesia untuk segera melaksanakan program sertifikasi ini, sehingga masyarakat bisa tahu mana restoran Minang, restoran asli yang restoran Padang," katanya.(rel/bd) 


×
Berita Terbaru Update