Notification

×

Iklan

Iklan

Harga 10 Komoditas Turun di Padang Panjang, Seledri Jadi Pendorong Kenaikan Tertinggi

25 Januari 2026 | 17:30 WIB Last Updated 2026-01-25T10:30:27Z


Padang Panjang, pasbana– Memasuki minggu ketiga Januari 2026, pergerakan harga bahan pangan di Kota Padang Panjang menunjukkan tren relatif stabil dengan kecenderungan menurun. 

Dari total 13 komoditas yang dipantau, sebanyak 10 komoditas tercatat mengalami penurunan harga, sementara tiga komoditas lainnya justru mengalami kenaikan.

Analis Perekonomian Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko, menyampaikan hal tersebut pada Ahad (25/1/2026). Ia menjelaskan, fluktuasi harga masih dipengaruhi oleh kondisi pasokan dan distribusi barang di tingkat pedagang dan konsumen.

“Komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah bawang putih, seledri, dan pisang lokal. Kenaikan tertinggi masih terjadi pada seledri, mencapai 11,24 persen,” kata Chandra.

Ia merinci, harga bawang putih naik Rp350 dari Rp34.167 per kilogram menjadi Rp34.517 per kilogram. Seledri meningkat Rp3.000 dari Rp26.700 menjadi Rp29.700 per kilogram, sementara pisang lokal naik Rp1.000 dari Rp9.000 menjadi Rp10.000 per kilogram. Menurutnya, kenaikan ini perlu diantisipasi dengan menjaga ketersediaan stok dan kelancaran jalur pasokan agar tidak menekan daya beli masyarakat.

Di sisi lain, sejumlah komoditas utama mengalami penurunan harga, antara lain beras kualitas I turun menjadi Rp18.000 per kilogram, telur ayam ras menjadi Rp29.350 per kilogram, serta cabai hijau turun ke level Rp50.000 per kilogram. Penurunan signifikan juga terjadi pada cabai rawit yang kini berada di harga Rp71.650 per kilogram dan cabai merah Rp44.850 per kilogram.

“Stok yang mencukupi di pasar menjadi faktor utama penurunan harga. Kondisi ini perlu dijaga agar stabilitas harga dan daya beli masyarakat tetap terpelihara,” pungkasnya.(*) 

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update