Limapuluh Kota, pasbana – Kabar gembira datang bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota. Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi 60 Kepala Keluarga (KK) yang kehilangan tempat tinggal dipastikan sedang dipacu agar dapat segera ditempati sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dr. apt. Rustian, S.Si., M.Kes, saat melakukan peninjauan lokasi di Koto Tinggi pada Selasa (6/1). Didampingi Bupati Limapuluh Kota, H. Safni, dan Wakil Bupati, Ahlul Badrito Resha, Rustian menegaskan bahwa pengerjaan fisik harus dipercepat demi kenyamanan masyarakat.
“Semua personel bekerja dengan baik. Kami meminta pengerjaan ini dipacu agar rampung sebelum bulan Ramadan. Harapannya, dalam dua minggu ke depan sudah selesai sehingga bisa langsung ditempati oleh masyarakat,” tegas Rustian di sela-sela peninjauannya.
Sementara itu Bupati Limapuluh Kota, H. Safni, menjelaskan Huntara ini merupakan prioritas utama bagi 60 KK yang rumahnya mengalami rusak berat akibat bencana. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai angka 30 persen. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, pemerintah optimis masyarakat tidak lagi mengungsi saat menjalankan ibadah puasa nanti.
“Kami optimis pengerjaan selesai tepat waktu sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ujar Bupati.
Keberhasilan proyek ini tidak lepas dari kedermawanan masyarakat setempat. Wakil Bupati, Ahlul Badrito Resha, mengungkapkan Huntara ini berdiri di atas lahan hibah seluas 1 hektare dari warga. Tak hanya itu, pemerintah daerah juga telah menyiapkan lahan tambahan seluas 6,5 hektare untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di masa depan.
Nantinya, kawasan hunian tersebut akan dikembangkan menjadi lingkungan yang layak dengan fasilitas publik seperti Masjid dan Sekolah Dasar (SD). Pihak pemerintah juga memastikan infrastruktur jalan dan prasarana sosial akan digarap melalui kolaborasi dengan pihak swasta.
“Kami sangat mengapresiasi masyarakat, Wali Nagari, serta Camat yang sangat proaktif dalam penyediaan lahan. Semoga proses ini selesai sebelum Ramadan agar warga bisa beribadah dengan tenang,” tutup Wabup.
Setelah meninjau lokasi Huntara, rombongan Sestama BNPB bersama pimpinan daerah melanjutkan pemantauan ke calon lokasi Huntap dengan menggunakan sepeda motor untuk menjangkau medan lapangan yang menantang. (BD)




