Notification

×

Iklan

Iklan

Minang Halal Fest 2026 Dorong Ekosistem Halal dan UMK Syariah di Sumatera Barat

17 Januari 2026 | 06:50 WIB Last Updated 2026-01-17T10:53:42Z


Padang, pasbana — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui penyelenggaraan Minang Halal Fest 2026, yang resmi dibuka pada Jumat (16/1/2026) di kawasan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi. Kegiatan yang berlangsung hingga 18 Januari ini menjadi ajang kolaborasi lintas sektor untuk mendorong penguatan ekosistem halal dan daya saing Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan, ekonomi syariah kini menjadi sumber pertumbuhan baru yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, Sumbar memiliki modal budaya dan religius yang kuat untuk berperan strategis dalam pengembangan industri halal nasional.

“Nilai syariah telah mengakar dalam masyarakat Minangkabau melalui falsafah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Ini menjadi fondasi kuat bagi pengembangan halal lifestyle dan keuangan syariah,” ujar Mahyeldi.

Pada 2026, Sumbar memperoleh lebih dari 32 ribu kuota sertifikasi halal gratis melalui Program SEHATI dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. Program ini dinilai krusial untuk meningkatkan akses pasar dan kepercayaan konsumen terhadap produk UMK.

Mahyeldi menekankan perlunya sinergi pemerintah daerah, pendamping halal, perbankan syariah, dan pelaku usaha agar seluruh kuota sertifikasi dapat dimanfaatkan optimal.

Sementara itu, Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Rifki Ismal, menyatakan BI mendukung penguatan peran masjid sebagai pusat literasi dan aktivitas ekonomi umat melalui peningkatan tata kelola dan pengembangan kawasan masjid.

Minang Halal Fest 2026 menghadirkan bazar halal, simposium, kompetisi, dan talkshow yang berfokus pada literasi halal dan penguatan UMK, sebagai langkah konkret memperkuat ekonomi syariah Sumatera Barat dan nasional.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update