Padang Panjang, pasbana— SMP Muhammadiyah Padang Panjang kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan generasi pelajar berkarakter melalui Pelatihan Kader Dasar (PKD) Taruna Melati I (TM I), yang digelar oleh Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) pada Kamis, 29 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari sistem perkaderan Muhammadiyah di tingkat pelajar.
Sebanyak 24 siswa baru SMP Muhammadiyah Padang Panjang mengikuti kegiatan tersebut. PKD TM I merupakan agenda wajib dalam pembinaan kader IPM yang bertujuan membentuk pelajar yang memiliki integritas moral, kecakapan intelektual, serta kepedulian sosial.
Ketua Panitia PKD TM I, Haikal, menyampaikan bahwa kegiatan perkaderan ini menjadi fondasi awal dalam mencetak kader Muhammadiyah yang berkemajuan dan siap berkontribusi bagi umat, masyarakat, dan bangsa.
“Perkaderan adalah proses strategis untuk melahirkan kader Muhammadiyah yang berkarakter kuat, berpikir kritis, dan memiliki kepekaan sosial,” ujar Haikal di sela kegiatan.
Pelaksanaan PKD TM I ini didukung oleh donasi para dermawan serta iuran mandiri anggota PR IPM. Dukungan juga datang dari berbagai pimpinan organisasi otonom Muhammadiyah dan tokoh masyarakat yang hadir langsung memberikan motivasi kepada peserta.
Sejumlah tokoh yang tampak hadir antara lain Khairunnas selaku Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM), Riki Kemala Ketua PIMDA 86 Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Baim Ketua PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Bendahara Umum PD Nasyiatul Aisyiyah Pabasko, Ketua PD IPM Pabasko, unsur Kwartir Daerah Hizbul Wathan Pabasko, serta Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Batipuh. Hadir pula tokoh masyarakat setempat seperti Syakirin, Ikhsan, dan M. Hakim, serta sekitar 40 alumni SMP Muhammadiyah Padang Panjang.
Ketua PR IPM SMP Muhammadiyah Padang Panjang, Habiurrahman, bersama Pembina IPM M. Ainul Fikri, M.Pd, menegaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini melibatkan seluruh unsur sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga karyawan.
“Pelibatan semua unsur sekolah bertujuan agar proses perkaderan berjalan maksimal dan berkelanjutan, tidak berhenti pada satu kegiatan saja,” jelas Habiurrahman.
Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah Padang Panjang, Abril, dalam sambutannya menekankan bahwa sekolah Muhammadiyah merupakan amanah umat dan Persyarikatan yang harus dijaga dan dikembangkan bersama.
“SMP Muhammadiyah adalah harta wakaf umat. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk membesarkan dan memajukannya. Alhamdulillah, banyak alumni SMP Muhammadiyah yang telah membuktikan diri menjadi pemimpin, termasuk menjadi ketua OSIS di jenjang pendidikan berikutnya,” ungkap Abril.
Ia menambahkan, kegiatan perkaderan seperti TM I akan dilaksanakan secara rutin setiap tahun, dan ke depan akan diperkuat dengan program Baitul Arqam bagi seluruh guru dan karyawan sebagai upaya penguatan ideologi dan profesionalisme pendidik.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Candra, mengajak masyarakat untuk mempercayakan pendidikan anak-anak mereka di SMP Muhammadiyah Padang Panjang.
“Jika menginginkan pendidikan yang menekankan pembentukan karakter, intelektual, dan nilai keislaman sejak dini, SMP Muhammadiyah Padang Panjang menyediakan program asrama dan non-asrama,” ujarnya.
Dukungan terhadap penguatan kualitas sekolah Muhammadiyah juga disampaikan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pabasko, Dr. Taufik Hidayat, M.A. Ia menegaskan bahwa SMP Muhammadiyah Padang Panjang tengah diarahkan menuju penerapan konsep Muhammadiyah Boarding School (MBS).
“Sekolah kita akan menuju MBS dengan berbagai prestasi yang telah diraih. Dari sinilah lahir kader-kader hebat Muhammadiyah. Karena itu, jangan ragu untuk memasukkan anak dan keluarga ke SMP Muhammadiyah Kauman Padang Panjang,” tegasnya.
Adapun informasi pendaftaran siswa baru SMP Muhammadiyah Padang Panjang dapat diperoleh melalui kontak panitia di nomor 0813 7814 1959.
(Ab)





