Notification

×

Iklan

Iklan

BI Sumbar Dorong Kampanye Beras Pulen untuk Kendalikan Inflasi Pangan Ramadan 2026

08 Februari 2026 | 15:50 WIB Last Updated 2026-02-08T08:50:59Z


Padang, pasbana — Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Provinsi Sumbar memperkuat langkah pengendalian inflasi pangan menjelang Ramadan 2026 melalui penyelenggaraan Dari Nagari Untuk Negeri (DAUN) Ramadan Fest. Kegiatan ini diarahkan untuk menjaga stabilitas harga pangan strategis, khususnya beras, sekaligus meningkatkan literasi masyarakat dalam memilih konsumsi pangan yang beragam dan terjangkau.

Acara yang berlangsung di Kota Padang tersebut melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, organisasi perangkat daerah (OPD), perbankan, pelaku usaha pangan, petani, hingga UMKM. 

Kolaborasi lintas sektor ini dinilai krusial untuk memastikan ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, dan kelancaran distribusi pangan selama Ramadan.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa Ramadan kerap diikuti peningkatan konsumsi rumah tangga, terutama bahan pangan pokok. Tanpa pengelolaan yang baik, kondisi tersebut berpotensi memicu kenaikan harga. “Inflasi pangan harus diantisipasi sejak dini. Salah satu komoditas yang memberi andil besar adalah beras,” ujar Mahyeldi.

Ia menjelaskan, preferensi masyarakat Sumbar yang cenderung memilih beras Solok kategori premium turut memengaruhi tekanan harga. Karena itu, kampanye penggunaan beras pulen dari berbagai varietas lokal menjadi strategi untuk menyeimbangkan permintaan sekaligus menjaga stabilitas harga.

Bank Indonesia Sumbar menyatakan, DAUN Ramadan Fest sejalan dengan upaya nasional pengendalian inflasi melalui penguatan ketahanan pangan daerah dan edukasi konsumen. Data BI menunjukkan inflasi pangan masih menjadi kontributor utama inflasi daerah, sehingga sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci pengendalian yang berkelanjutan.(*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update