Padang, pasbana – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Padang tetap berjalan selama Ramadan 1447 Hijriah, meski aktivitas belajar tatap muka dihentikan sementara. Pemerintah Kota memastikan distribusi bantuan gizi itu disesuaikan dengan kondisi puasa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menyatakan pelaksanaan MBG tetap mengacu pada arahan Badan Gizi Nasional (BGN). “Selama Ramadan, MBG tetap diberikan kepada seluruh siswa,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Sejak 14 Februari hingga usai Lebaran, siswa menjalani libur sekolah dan mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan di masjid dan musala. Namun, mereka tetap diwajibkan datang ke sekolah untuk mengambil paket MBG.
Pemerintah menetapkan jadwal pengambilan dua kali sepekan, yakni setiap Senin dan Jumat. Paket dibagikan sekaligus untuk kebutuhan tiga hari agar distribusi lebih efisien.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, menjelaskan menu MBG selama puasa tidak berupa makanan siap santap. Paket diganti dengan makanan ringan dalam kemasan seperti biskuit dan susu kotak.
“Menu disesuaikan agar tahan lama dan bisa dikonsumsi saat berbuka puasa. Kandungan gizinya tetap memenuhi kebutuhan protein siswa,” katanya.
Penyesuaian ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan asupan gizi pelajar sekaligus menyesuaikan ritme ibadah Ramadan. Program MBG diharapkan tetap mendukung tumbuh kembang anak dan menjaga ketahanan pangan keluarga, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pokok menjelang hari raya.(*)




