Notification

×

Iklan

Iklan

Lebih 100 Kebakaran Terjadi di Padang Awal 2026, Korsleting Listrik Jadi Penyebab Utama

15 Mei 2026 | 18:18 WIB Last Updated 2026-05-15T11:18:05Z


PADANG, pasbana — Kasus kebakaran di Kota Padang sepanjang awal 2026 menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang mencatat lebih dari 100 peristiwa kebakaran terjadi selama periode Januari hingga April 2026.

Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Damkar Kota Padang, Rinaldi, menyebut tingginya angka kejadian tersebut menjadi peringatan serius bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang libur panjang.

Data Damkar mencatat, kebakaran terjadi sebanyak 30 kasus pada Januari, 23 kasus Februari, 26 kasus Maret, dan meningkat menjadi 28 kasus pada April. Objek yang terbakar bervariasi, mulai dari rumah tinggal, ruko, gudang, kendaraan, lahan kosong, hingga instalasi listrik.

Korsleting listrik masih menjadi penyebab dominan. Sepanjang empat bulan pertama tahun ini, arus pendek listrik memicu 73 kejadian kebakaran, dengan tren peningkatan setiap bulan. Kondisi instalasi listrik yang tidak standar serta penggunaan colokan bertumpuk dinilai menjadi faktor utama risiko kebakaran rumah tangga.

Selain korsleting, insiden juga dipicu penggunaan kompor, pembakaran sampah dan lahan, serta kebocoran bahan bakar kendaraan.

Damkar Kota Padang mengimbau warga memastikan keamanan rumah sebelum bepergian, termasuk mencabut seluruh peralatan listrik seperti AC, lampu, dan sambungan colokan.

Pemerintah berharap meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan listrik dapat menekan angka kebakaran di Kota Padang hingga akhir 2026 sekaligus meminimalkan potensi kerugian dan korban jiwa. (*)

IKLAN

×
Kaba Nan Baru Update