JAKARTA, pasbana— PT Balairung Citrajaya Sumbar menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 di Hotel Balairung, Jakarta, Kamis (7/5/2026), sebagai forum evaluasi kinerja sekaligus penentuan arah strategis perusahaan ke depan.
Rapat dipimpin Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi serta jajaran manajemen perusahaan. Hadir pula para bupati dan wali kota se-Sumatera Barat sebagai pemegang saham Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.
Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan PT Balairung Citrajaya Sumbar yang berdiri sejak 2009 memiliki peran strategis sebagai instrumen ekonomi daerah. “BUMD ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.
RUPS membahas laporan kinerja perusahaan sepanjang tahun buku 2025, termasuk evaluasi operasional dan penguatan tata kelola perusahaan. Fokus utama diarahkan pada penerapan prinsip profesional, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan daya saing bisnis di tengah dinamika industri perhotelan dan jasa.
Sejumlah kepala daerah pemegang saham turut menyampaikan dukungan terhadap upaya transformasi perusahaan. Pemerintah Kota Solok, misalnya, mendorong peningkatan kinerja dan ekspansi usaha agar manfaat ekonomi dapat dirasakan merata oleh seluruh daerah pemilik saham di Sumatera Barat.
Penguatan BUMD dinilai penting seiring tren nasional yang menuntut perusahaan daerah lebih adaptif, efisien, dan mampu menghasilkan dividen berkelanjutan bagi pemerintah daerah. Melalui RUPS ini, PT Balairung Citrajaya Sumbar diharapkan mempercepat langkah restrukturisasi bisnis dan membuka peluang pengembangan usaha baru yang lebih produktif.(*)




